Berita

Waspada ! Banyak Pedagang Gunakan Bahan Dan Obat Berbahaya

Penyuluhan dan pencangan Pasar aman
bahan berbahaya di pasar hamadi (jubi/sindung)
Jayapura Badan Pengawas Obat dan Minuman Jayapura mengakui masih ada para pedagang menggunakan bahan-bahan dan obat berbahaya di pasaran. 


“Baik itu berjenis formalin, maupun borak atau bahan perwarna masih digunakan oleh sejumlah pedagang yang ada, meski hal itu nilainya hanya mencapai kurang lebih 5 persen. Akan tetapi hal itu harus diminimalisir dan kalau perlu dihilangkan,” ujar   Hans Kakerissa, Kepala BPOM Jayapura di Pasar Hamadi, Senin (17/7) 



Hans Kakerissa  berharap dengan adanya keterlibatan dari masyarakat dalam melakukan pemantauan, pengawasan, masyarakat akan dapat terhindar dari bahan-bahan dan obat akan berakibat sangat fatal bagi kehidupan. 



“Penyakit baru seperti kanker hati dan kanker ginjal ini akibat dari pengkonsumsian bahan dan obat berbahaya dimana dulu tidak pernah kita temukan penyakit-penyakit seperti ini,” ujar Kakerisa mengingatkan. 



Sehingga program sosialisasi di Pasar Hamadi diharapkan menjadi ujung tombak dan tumpuan bagi semua pihak untuk dapat memeriksa kepada produk-produk yang diduga adanya bahan berbahaya didalamnya. “Artinya jika tidak ditemukan bahan-bahan berbahaya di pasar Hamadi maka tidak ada lagi masyarakat dapat bernafas lega, dan BPOM dapat menjadikan Pasar Hamadi sebagai pasar aman sebagai percontohan” tegas Kakerissa.



Sementara itu, Walikota Jayapura Benhur Tommy Mano berharap sosialisasi ini dapat diikuti oleh sejumlah pedagang sehingga mereka dapat mengetahui sejauhmana bahayanya penggunaan bahan-bahan dan obat berbahaya bagi makanan.” Tidak hanya itu kami juga akan ikut pula menertibakan pedagang diluar sekolah sehingga anak-anak kita tidak ikut tercemari atas bahan pengawet dan pewarna tekstil sehingga akan membahayakan tubuh mereka kelak di kemudian hari,” tegas Mano. 



Dalam kesempatan ini pula, Walikota Jayapura mencanangkan pasar aman bahan berbahaya dan berharap pasar hamadi bisa menjadi pasar percontohan di kota Jayapura. (jubi/sindung)

About WP News

Powered by Blogger.