Bencana

Tim SAR Temukan 5 Jenazah dari Reruntuhan Tambang Emas di Papua

Para pekerja tambang emas dan tembaga PT Freeport Indonesia
 di Mimika, Papua, berkumpul dan prihatin atas nasib rekan-rekannya
yang terjebak di bawah reruntuhan atap sebuah ruang bawah tanah
di pertambangan tersebut. Atap tersebut rubuh, Rabu, 15 Me i2013 yang lalu.
Papua - Tim SAR mengangkat lima jenazah lagi dari ruang bawah tanah yang runtuh di sebuah pertambangan emas dan tembaga milik perusahaan raksasa Amerika di Indonesia, yang menjadikan jumlah korban jiwa yang pasti 14. Demikian keterangan dari kepolisian setempat, Senin (20/5). Empat belas pekerja lainnya masih hilang dan dikhawatirkan tewas.

Sarana latihan bawah-tanah Big Gossan di pertambangan PT Freeport Indonesia itu runtuh Selasa lalu, ketika 38 pekerja sedang menjalani latihan keselamatan. Sepuluh orang yang cedera berhasil ditolong.

Operasi pertambangan di tambang Grasberg di provinsi paling timur Indonesia, Papua, itu telah dihentikan sejak terjadinya kecelakaan tersebut, untuk menghormati para korban dan memusatkan perhatian pada usaha pertolongan. Perusahaan itu mengatakan kecelakaan itu diperkirakan tidak akan menimbulkan dampak signifikan terhadap operasinya.

Jurubicara kepolisian Papua Letnan Kolonel Gede Sumerta Jaya mengatakan lima jenazah kembali ditemukan Senin pagi yang terkubur di bawah berton-ton batu dan tanah. Untuk memperbaiki pernyataannya sebelumnya, Sumerta mengatakan semua jenazah yang telah diangkat adalah jenazah pria.

About Karoba News

Media Online Seputar Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya, Pendikan, dan Kesehatan di Tanah PAPUA !
Powered by Blogger.