Berita

Pastor Nato Akan Pimpin Tangani HIV dan Miras

Suasana Diskusi soal penanganan HIV dan Miras
di Balai Awida, Kelurahan Karang
Tumaritis Kabupaten Nabire. Foto: Yermias
Nabire -- Wakil Uskup Keuskupan Timika, Pastor Nato Gobay, Pr dipilih secara aklamasi menjadi Ketua Tim Penanganan HIV dan minuman keras (Miras) di Kabupaten Nabire, Dogiyai, Deiyai dan Paniai dalam sebuah diskusi terbuka tentang Penanggulangan HIV Miras yang digelar  Balai Aweida, Kelurahan Karang Timaritis, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua, Sabtu, (18/05/13).

Pater Nato dipilih setelah ratusan orang yang terdiri dari tokoh adat, kepala suku, aktivis LMS, aktivis HAM, tenaga kesehatan, termasuk bupati Nabire melakukan diskusi panjang lebar mengenai jumlah pengidap HIV yang semakin banyak di wilayah Nabire dan sekitarnya.  

Dalam  forum itu, Pater Nato dibantu sekretarisnya Yones Douw direkomendasikan untuk mengundang empat empat Bupati, yakni Bupati Nabire, Dogiyai, Deiyai dan Paniai untuk secara lebih serius membicarakan tentang penanganan HIV dan Miras.

Wilayah ini HIV mulai meningkat. Hal ini tidak hanya karena seks bebas dalam keadaan normal tetapi lebih banyak dipengaruhi oleh minuman keras. Kebanyakan anak-anak muda kalau sudah mabuk tidak pikir-pikir. Kalau orang tidak minum sedikit ada kesadaran. Jadi, penanganan HIV harus diikuti dengan pembasmian semua Miras baik lokal maupun yang di toko di wilaya ini. Ini tugas empat bupati di wilayah ini, Decky Kayame, mantan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Nabire.

Bupati Nabire, Isaias Douw yang diundang pada diskusi itu mengatakan, pihaknya apresiasi upaya penanganan HIV  yang digagas suster Kasia Mote dan Poliklinik St. Rafael Bukit Meriam Nabire di bawah koordinasi dr. Pingky. 

"Saya apresiasi ibu Kasia.Kakinya pernah patah karena ditabrak tetapi ia jalan keliling terus tanpa henti untuk bicara di gereja-gereja dan  anak-anak muda tentang bahaya  HIV. Juga kepada dr. Pingky dan para perawat lainnya," katanya.

"Saya rasa ini masalah bersama dan undang kami, empat Bupati.Kita bicara sama-sama mekanisme menanganan masalah ini. Pater Nato akan undang kami dalam waktu dekat untuk bicara soal ini," kata Isaias.

Ketika dimintai keterangan, Pater Nato mengatakan, pihaknya akan mengundang empat Bupati dalam waktu yang tidak terlalu lama. Maka, kata dia, para bupati dan semua pihak harus hadir untuk membicarakan secara bersama untuk tangani masalah ini. Semua harus mendukung upaya penyelematan manusia Papua di wilayah ini," kata Wakil Uskup itu.(GE/MS)



Enhanced by Zemanta

About Karoba News

Media Online Seputar Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya, Pendikan, dan Kesehatan di Tanah PAPUA !
Powered by Blogger.