Berita

Indonesia tolak tuduhan pembunuhan massal di Papua


Indonesia mengatakan, tudingan pembunuhan massal di Papua oleh satuan anti teror "sama sekali bohong".
Indonesia mengatakan, tuduhan dalam laporan ABC minggu lalu tentang pembunuhan massal di Papua oleh satuan anti teror "sama sekali bohong".
Kedutaan Besar RI di Canberra mengatakan, menurut pihak berwenang di Papua, "rumor" seperti itu tidak benar.
"Berdasarkan penyelidikan kami, tidak ada kekerasan seperti itu terjadi," kata KBRI dalam sebuah statement.
"Nampaknya rumor dan kebohongan itu disebarkan oleh individu dan kelompok tertentu dengan tujuan mendiskreditkan Pemerintah Indonesia dalam upayanya memastikan pembangunan yang berkesinambungan di provinsi-provinsi Papua."
Laporan ABC itu memuat tuduhan bahwa satuan anti teror Indonesia melancarkan pembunuhan massal di sebuah desa di Papua.
Tuduhan itu dilontarkan oleh Jonah Wenda, jurubicara sayap militer Organisasi Papua Merdeka.
Menurut Wenda, 11 orang tewas dan 20 lainnya hilang setelah operasi gabungan tentara dan polisi terhadap para pendukung gerakan separatis Free Papua pada bulan April.

About Karoba News

Media Online Seputar Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya, Pendikan, dan Kesehatan di Tanah PAPUA !
Powered by Blogger.