Alam

Freeport Harus Kaji Wilayah Penambangan

Usaha evakuasi dari tim penyelamatan PTFI
 yang dilakukan dari sisi kanan tempat terjadinya insiden (Freeport Indonesia)
Jayapura - Insiden yang terjadi di Big Gossan yang merupakan wilayah penambangan PT. Freeport Indonesia beberapa hari lalu terus menuai tanggapan dari berbagai pihak. 


Kali ini Ketua Komisi D DPR Papua yang membidangi infrastuktur dan pertambangan, Yan Mandenas angkat bicara. Ia mengatakan, dengan adanya kejadian tersebut, maka PT. Freeport Indonesia harus mengkaji wilayah under ground yang saat ini infrastrukturnya sedang dibangun. 



“Para ahli harus mengecek kondisi tanah agar bisa diketahui daya tahannya seperti apa. Ini yang tidak diantisipasi baik sehingga longsor bisa terjadi. DPR Papua meminta Freeport agar melakukan evaluasi menyeluruh dan melihat secara baik dampak yang akan terjadi,” kata Yan Mandenas, Selasa (21/5). 



Menurutnya, perusahaan sekelas PT. Freeport harus bisa memberikan jaminan keselamatan bagi karyawannya. Apalagi ini peruahsaan dari Amerika yang mana negara ini selalu memperjuangkan hal-hal terkait kemanusian.


“Kejadian di Big Gossan adalah peristiwa yang memakan korban terbesar di PT. Freeport selama ini. Bahkan mungkin yang terbesar dalam kecelakaan tambang di dunia. Untuk itu Freeport harus diwarning agar memperhitungkan keselamatan karyawannya dan kondisi dilokasi tambang agar hal ini tidak terjadi lagi. Pasti karyawan trauma dan perusahaan harus berupaya memulihkan trauma mereka,” ujarnya. 


Pihaknya minta PT. Freeport memberikan jaminan keselamatan bagi karyawannya dan juga kompensasi yangsesuai kepada keluarga korban. Tidak hanya itu, selama ini banyak kejadian atau kecelakaan terjadi di lokasi tambang PT. Freeport, namun tidak dikatahui publik. 



“Pihak perusahaan menutupinya. Namun kejadian kali ini merupakan pukulan telak bagi PT.Freeport agar mengevaluasi kembali keselamatan karyawannya. Ini jadi catatan penting bagi Freeport,” kata Yan Mandenas.(Jubi/Arjuna)

About Karoba News

Media Online Seputar Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya, Pendikan, dan Kesehatan di Tanah PAPUA !
Powered by Blogger.