Berita

Wakapolda : Pemerintah Perlu Bangun Kembali Tapal Batas

Wakapolda Papua, Brigjen Pol Paulus Waterpauw (Jubi/Alex)
Jayapura  — Mengingat sudah hilangnya titik-titik patok yang membatasi wilayah antara Papua (Indonesia) dengan Papua Nugini (PNG). Kepolisian Daerah Papua menilai, Pemerintah Pusat perlu membangun kembali tapal batas di wilayah perbatasan Skouw, Kota Jayapura.

Hal itu dilontarkan Wakapolda Papua, Brigjen Pol Paulus Waterpauw di hadapan rombongan delegasi pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) dan Gubernur Papua, Lukas Enembe, di Sasana Krida Kantor Gubernur Dok II Jayapura, Selasa (17/4).

Menurut Dia, akibat telah hilangnya titik-titik patok di wilayah perbatasan, pihak negara tetangga (PNG) sudah masuk cukup besar ke wilayah Indonesia (Papua).

“Terus terang, kami dari kepolisian memang tidak secara fokus mengawasi itu dan hanya memonitor. Namun karena adanya keterbatasan-keterbatasan sarana dan personil, sehingga menyebabkan pengawasan itu tidak maksimal,” ujarnya.

Pada kesempatan itu juga, Wakapolda Papua menyampaikan, saat ini sudah banyak terjadi kasus-kasus kriminal yang melintasi batas wilayah perbatasan. Dimana sesuai catatatan pada 2009 ada 15 kasus, 2010 lima kasus, 2011 satu kasus, 2012 satu kasus, dan 2013 sampai dengan saat ini enam kasus.

“Kasus-kasus yang terjadi pada umumnya adalah pelintas batas tanpa dokumen, pelarian pelaku kejahatan, penyeludupan ganja, dan penyeludupan senjata api, amunisi dan serta peledak.

“Memang beberapa kali kejadian kriminal yang terjadi di sekitar kota dan kabupaten ini, umumnya ketika mereka melakukan kajahatan langsung melarikan diri ke wilayah perbatasan. Kemudian pelintas batas yang tidak memiliki dokumen, diantaranya juga ada penyeludupan ganja, sementara ekstasi dan shabu-shabu dari wilayah Jakarta, namun Kasus ini beberapa kali kita berhasil ungkap dan tangkap pelaku penyeluduan. Sedangkan penyeludupan senjata api dan amunisi juga bahan peledak yang masuk lewat perbatasan. Yang terakhir kelompok bersenjata (TPN/OPM) yang memang sudah berulang kali bergerak dengan mudah melintasi wilayah-wilayah ini,” katanya. (Jubi/Alex)

Sumber : Tabloid Jubi

About Karoba News

Media Online Seputar Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya, Pendikan, dan Kesehatan di Tanah PAPUA !
Powered by Blogger.