Berita

Kadinkes Papua Akui Tidak Adanya Petugas Kesehatan Di Samenage

Kadinkes Provinsi Papua, Josef Rinta (Jubi/Alex)
Jayapura - Munculnya kasus meninggalnya 62 warga di Samenage, Kabupaten Yahukimo akibat minimnya pelayanan kesehatan, mendapat tanggapan serius dari Dinas Kesehatan Provinsi Papua. Dimana Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Josef Rinta mengaku, di daerah itu memang petugas kesehatannya tidak berada ditempat.  

“Kita akui memang di daerah itu, petugas kesehatannya tidak ditempat sehingga ada pasien yang tidak terlayani dengan baik,” kata Josef Rinta kepada wartawan, di Jayapura, Selasa (23/4).

Namun, ujar Josef, jumlah warga meninggal yang dipublikasikan oleh tim pastoral lewat media adalah tidak benar, karena data yang diperoleh dari salah seorang kader kesehatan di daerah itu adalah bersifat komulatif.

“Setelah saya menerima email dari Pastor Jhon Jonga, saya langsung merespon dan malam itu juga saya langsung berkoordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan Yahukimo untuk melakukan infestigasi ke kampung Samenage, dan paginya kepala dinas dan wakil bupati dengan tim kesehatan berangkat ke daerah itu, dan ternyata data itu tidak benar.

“Itu kasus kematian komulatif, karena tim dari pastoral melakukan patroli di beberapa kampung dan didalam catatan tersebut tidak menyebutkan kapan meninggalnya, hanya data komulatif kematian 62 orang. Ternyata setelah tim kesana itu adalah kasus kematian komulatif, artinya dalam jangka waktu tertentu yang dikumpulkan jadi satu, dan memang jika di kumpulkan jumlahnya 62 orang,” jelasnya.

Menanggapi itu, kata Josef Rinta, data kematian yang didapat tim pastoral dari seorang kader kesehatan adalah komulatif dan tidak dalam waktu dua bulan. “Itu kasus kematian yang sekian waktu dicatat pada saat itu. Jadi artinya disitu, memang terjadi kematian namun kapan meninggal itu tidak di catat. Makanya tim yang sampe sekarang diturunkan, saya katakan tolong lakukan investigasi ke daerah itu, tetapi memang mereka kesana ada kematian dua orang,” katanya.

Saat ditanya siapa yang paling bertanggung jawab atas kasus Yahukimo, tegas Josef Rinta, pemerintah daerah setempat. “Menteri kesehatan ada memberikan uang kok, baik itu lewat DAK maupun BOK dan Menteri Kesehatan lewat provinsi membantu pemerintah daerah secara berjenjang,” kata Josef dengan tegas.(Jubi/Alex)


About Karoba News

Media Online Seputar Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya, Pendikan, dan Kesehatan di Tanah PAPUA !
Powered by Blogger.