Berita

Pameran Otsus Jangan Hanya Asal Bapak Senang

Lamadi de Lamato (Jubi/Sindung)
Jayapura — Rencana penyelenggaraan Expo (pameran) Otsus Papua di Jakarta pada 3-4 April 2013 mendatang, jangan dijadikan sebagai Lips Service atau Asal Bapak Senang (ABS) antara Provinsi Papua ke pemerintah Republik Indonesia tentang pelaksanaan Otsus periode 2001-2012.

Hal ini dikemukakan Direktur La Keda Institute, Lamadi de Lamato yang menilai pelaksanaan Expo Otsus hendaknya juga mengajak masyarakat yang kontra dengan Otsus sehingga berbagai penilaian yang muncul menjadi berimbang.

“Saya kira banyak manfaatnya, tapi menurut saya orang-orang yang kontra Otsus juga harus diundang,” ungkap Lamadi di DPRD Kota Jayapura, Jumat (15/3)

Dikatakan, jika Expo Otsus ini sendiri menampilkan sisi baiknya Otsus tentu saja hal tersebut dinilai tidak berimbang, sehingga pemerintah daerah harus memberikan ruang kepada masyarakat untuk memberikan banyak data dari masyarakat terkait Otsus tersebut telah gagal.

“Banyak masyarakat mempunyai data bahwa Otsus ini gagal, hal ini penting untuk diakomodir karena papua ini harus dikelola bukan saja dengan model-model lips service atau Asal Bapak Senang tapi harus dikelola oleh seluruh elemen itu, kemudian dibuka seluas mungkin sehingga publik mengetahui  sejauhmana kebaikan dan kemajuan Otsus dan titik-titik kelemahannya,” lanjut Lamadi.

Lamadi mengingatkan, jangan sampai model kepemimpinan orde baru didirikan di Papua dengan memunculkan yang baik dan bagus saja, akan tetapi yang jelek atau buruk di hilangkan.” Saya kira itu tidak objektif dalam konteks membangun demokrasi di Papua,” tegas pimpinan lembaga analisis kebijakan daerah tersebut.

Terkait dengan penentuan lokasi Expo Otsus, sebenarnya tidak ada masalah akan tetapi dirinya berpendapat hendaknya Jakartasentris haruslah sudah harus dihilangkan sebab dengan mengundang teman-teman media ke Jayapura sudah cukup membuat Jakarta mengetahuinya. (Jubi/Sindung)

Sumber : Tabloid Jubi

About Karoba News

Media Online Seputar Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya, Pendikan, dan Kesehatan di Tanah PAPUA !
Powered by Blogger.