Berita

WNA DAN PNS DAPAT KARTU JAMKESMAS

Kartu Jamkesmas ( Dok. Jubi )
Jayapura - Di Kabupaten Jayapura, Papua disinyalir ada Warga Negara Asing (WNA) dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) menggunakan kartu Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) untuk berobat. Warga setempat pun mengeluhkan hal ini.

“Aneh sekali, masa WNA dapat Jamkesmas juga. Tidak itu saja, di kompleks saya ada juga PNS yang pakai Jamkesmas. Harusnya kan itu tidak bisa,” kata salah seorang warga Sentani, Nataniel, Jumat (8/2).
Ia mempertanyakan mengapa WNA dan PNS bisa mendapatkan kartu Jamkesmas. Sementara warga yang penghasilannya pas-pasan tidak memiliki kartu jaminan kesehatan itu.

“Tentu saja kecewa dan mempertanyakan itu. Orang asing dan PNS kok bisa dapat sementara kami yang membutuhkannya tidak dapat. Mereka ini kan kehidupannya lebih baik. Sesuai aturan PNS tidak dibenarkan pakai Jamkesmas. Mereka kan punya Askes,” ucap Nataniel.

Pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura sendiri ketika dikonfirmasi wartawan mengklaim bukan mereka yang bertanggung jawab dalam pendataan Jamkesmas.

“Yang bertanggung jawab dalam pendataan peserta Jamkesmas bukanlah Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura. Data peserta Jamkesmas berasal dari Badan Pusat Statistik atau BPS yang dikirim ke Kementrian Kesehatan RI,” kata Kepala Seksi Jaminan Kesehatan Kabupaten Jayapura, Maria L. Griapon.

Dikatakan, setelah BPS mengirim data ke Dinkes RI, barulah Dinkes mengirim data itu ke ke dinas kesehatan yang ada di daerah seperti Kabupaten Jayapura. Tugas dinas kesehatan setempat hanya mendistribusikan kartu Jamkesmas ke masyarakat yang berdomisilis di 19 distrik di Kabupaten Jayapura.

“Kartu Jamkesmas itu sendiri mulai berlaku Februari ini. Sebenarnya tanpa kartu ini masyarakat tetap bisa berobat gratis di Puskesmas yang ada di Kabupaten Jayapura,” tandas Maria Griapon. (Jubi/Arjuna)

About Karoba News

Media Online Seputar Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya, Pendikan, dan Kesehatan di Tanah PAPUA !
Powered by Blogger.