Berita

SOLPAP PERTANYAKAN LAHAN DAMRI BARU

Lahan Damri Lama di Jayapura (IST)
Jayapura  – Solidaritas Pedagang Asli Papua (Solpap) mempertanyakan ketidak jelasan pemindahan lahan Damri baru. Lahan itu dipertanyakan lantaran pernyataan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Provinsi Papua dan Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua di Jayapura terkait pemindahan lahan tersebut, berbeda.

Hal ini disampaikan sekretaris Solpap di Jayapura, Roberth Djitmau saat diwawancarai tabloidjubi.com di Abepura, Selasa (12/2) malam. Menurut Roberth, lahan pembangunan homebase Damri itu dipertanyakan lantaran saat pertemuan Solpap dengan Dinas PU Papua, Senin (11/2), Kepala Cipta Karya Dinas PU Papua, Yan Ukago menyatakan lahan yang akan digunakan untuk pembangunan  homebase Damri Jayapura baru sudah ada. Arealnya di Jalan Baru Abepura. Lokasi ini sudah disepakati. Tanah sekitar kawasan itu milik pemerintah. Pengurusan sertifikat tanah dan pelepasan juga sudah sah, tinggal digunakan.

“Pa Yan bilang semua surat terkait lokasi itu sudah jelas. Jadi, lahan itu tinggal digunakan,” kata Ronerth menirukan pernyataan Ukago saat pertemuan. Menurut Roberth, dalam pertemuan itu juga, Yan Ukogo mengatakan, anggaran yang akan digunakan untuk pembangunan homebase baru Damri tersebut sebesar Rp. 30 miliar. Ukogo menargetkan homebase akan dikerjakan selama tiga bulan. Setelah itu, Pembangunan pasar tetap bagi pedagang Papua dibangun.

Namun, pernyataan berbeda terkait lokasi pembangunan homebase Damri itu datang dari komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua ketika meminta SOLPAP menemui mereka pada Selasa (12/2) sore. Dalam pertemuan SOLPAP tersebut, kata Roberth, ketua komisi D DPR Papua, Yan Mandenas menyatakan homebase Damri Jayapura akan dipindahkan sementara ke Pusat Traditional Center (PTC) Entrop Jayapura. “Ini yang kami binggung dan pertanyakan. Dinas PU harus clearkan persoalan ini dengan Dewan,” tuturnya. (Jubi/Musa)

About Karoba News

Media Online Seputar Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya, Pendikan, dan Kesehatan di Tanah PAPUA !
Powered by Blogger.