Berita

Miliaran Rupiah Dikeluarkan Pemprof Papua Untuk TNI - Polri

Kapolda dan Pangdam ( Jubi/Arjuna )
Jayapura – Pihak Polda Papua akan segera menyerahkan dana pengamanan Pilgub Papua ke pihak Kodam VXII/Cenderawasih sebesar Rp. 7 miliar. Jumlah tersebut merupakan setengah dari Rp. 15 miliar yang dihibahkan Pemprov Papua untuk mendukung pengamanan Pemilukada Papua.

Kapolda Papua, Irjen Pol Tito Karnavian mengatakan, pihaknya sudah menerima anggaran dari Pejabat Gubernur Papua sebesar Rp. 15 miliar dan Rp. 7 Miliar diserahkan ke Kodam, sehingga total dana pendukung yang telah diberikan ke Kodam sebesar Rp 17 Miliar.

“Masih kurang Rp. 2 miliar, karena sesuai pengajuan rencana anggaran Kodam Rp.19 miliar. Sedangkan pengamanan untuk Polri, sudah diterima sebear Rp. 56 miliar dari total pengajuan Rp. 64 miliar. Masih kurang Rp. 6 miliar lebih. Dana tersebut untuk putaran pertama, dan apabila terjadi putaran kedua, maka akan dibicarakan kembali oleh Gubernur sesuai konsep dari intitusi masing-masing,” katanya Irjen Pol Tito Karnavian, Kamis (7/2).

Sementara itu Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen Christian Zebua mengajak petinggi Polda maupun Kodam memantapkan tugas yang sudah terlaksana agar lebih baik karena tugas aparat keamanan belum selesai. Selain itu kedepan tugas akan lebih berat untuk mengamankan sidang pleno sampai tahap pelantikan.
“Pelaksanaan Pemilukada Papua mendapat apresiasi dari pusat, karena semua berjalan lancar. Maka itu saya ucapkan terima kasih, ini kerja kerja Kapolda yang juga dibantu unsur-unsur TNI. Untuk pengamanan pleno, Kodam lebih dititik beratkan kegiatan pencegahan dan sudah melakukan pemetaan situasi,” ucap Christian Zebua.

Menurutnya, peta tersebut menjadi dasar kerja Kodam. Segala kegiatan yang mengarah untuk mengacaukan situasi akan diantisipasi sedini mungkin guna menghindari hal-hal yang tidak dinginkan. Ia juga menilai jika selama ini Kapolda Papua sangat pro aktiv, atisipasi dan menjemput bola.

“Saya yakin kalau di daerah juga melakukan hal yang sama, maka tidak ada gejolak yang membuat kita susah. Kami pihak Kodam melakukan tugas melebihi Inpres Nomor 2 Tahun 2013. Namun, pada dasarnya tugas utama dari TNI/Polri adalah untuk menciptakan rasa aman. Tidak hanya Jakarta yang menyorot Papua, namun juga dunia internasional. Jika kita tidak bersama-sama mengamankan daerah ini, akan menjadi masalah nasional. Apabila ada kekeliruan dari tindakan anggota, maka kita akan perbaiki agar tidak mencedarai soliditas antar kita,” tandas Zebua. (Jubi/Arjuna) 

About Karoba News

Media Online Seputar Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya, Pendikan, dan Kesehatan di Tanah PAPUA !
Powered by Blogger.