Berita

Sebanyak 6.000 TNI Back Up Polda Amankan Pilgub Papua

 Anggota TNI
Jayapura — Sebanyak 6.000 personil TNI dari Komando Daerah Militer (Kodam) XVII Cenderawasih akan mem-back up aparat kepolisian di Papua, guna mengamankan proses pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Papua yang digelar, 29 Januari mendatang.

Pangdam XVII Cenderawasih, Mayjen TNI Christian Zebua mengatakan, Polda Papua sudah menyampaikan permintaan bantuan personil ke pihak Kodam XVII Cenderawasih. Kodam berkomitmen untuk membantu polisi, guna mensukseskan Pilgub Papua.

“Kami sudah menyiapkan sebanyak 6.000 personil guna memback up polisi mengamankan Pilgub Papua. Saya pikir tentu kita semua menghendaki proses Pilgub ini berjalan dengan baik. Mari kita benar-benar membangun Papua,” kata Mayjen Christian Zebua, Selasa (15/1).

Selain itu menurutnya, kandidat yang bertarung dalam Pilgub Papua juga harus berjiwa besar siap kalah dan siap menang. Apalagi beberapa hari lalu ke enam pasangan calon sudah mendeglarasaikan Pilkada damai.

“Ke enam pasangan calon sudah berkomitmen tidak hanya siap menang, namun juga siap dan kalah. Sebagai kesatria yang berniat baik membangun Papua, tentunya harus berusaha mewujudkan komitmennya. Jika ada hal yang dianggap tidak sesuai silahkan menempuh jalur hukum. Jangan dengan cara-cara yang anarkis,” ujarnya.

Ia juga mewarning agar anggota TNI tidak terlibat dalam tim sukses pasangan calon. Jika sampai ada prajuritnya yang ketahuan terlibat politik dalam Pilgub Papua, maka akan dihukum sesuai aturan yang berlaku.

“Tentu akan diajukan sanksi sesuai dengan aturan TNI. Tidak ada yang boleh ikut campur dalam tahapan Pilkada. TNI cukup memberi rasa aman dalam proses ini. Itu pun sesuai dari permintaan Polda Papua. Saya sendiri pun akan berusaha untuk tidak berkomentar terkait Pilgub Papua,” tandas Christian Zebua. (Jubi/Arjuna) 

About Karoba News

Media Online Seputar Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya, Pendikan, dan Kesehatan di Tanah PAPUA !
Powered by Blogger.