Alam

TNI - Polri Terlibat Dalam Ilegal Logging Di Papua



Ilustrasi
JAYAPURA - Sebanyak 16 truk kayu ilegal tanpa dokumen di Wembi, Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom, Papua, yang ditahan pada Sabtu (8/12/2012) pagi waktu setempat, diduga milik oknum TNI dan Polri.


Komandan Detasmen Sandi Yudha Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan, Mayor Inf MH Nasution, mengatakan, di dalam belasan truk itu ditemukan puluhan kubik kayu olahan tanpa dokumen, diduga milik oknum TNI dan Polri yang ada di wilayah itu.



"Menurut pada sopir truk tersebut, kayu milik tiga orang oknum TNI berinisial I, P, dan J, dan seorang oknum polisi berinisial S," katanya.



Menurut MH Nasution, penahanan belasan truk pengangkut kayu tanpa dokumen itu merupakan bagian dari tugas yang mereka emban, dan hal ini segera dilaporkan kepada tingkat pimpinan di wilayah itu. 



"Tugas pokok yang diberikan kepada kami, salah satunya membantu mengamankan ilegal loging di Keerom, dan hal ini segera dilaporkan kepada pimpinan," ujarnya.



Ketika ditanya apakah pihaknya akan menahan belasan truk pengangkut kayu tanpa dokumen itu lebih lama, Nasution menyampaikan bahwa itu bukan merupakan tugas mereka. "Kami hanya membantu menahan, dan sudah koordinasi dengan polres setempat agar penahanan ini ditindaklanjuti," katanya.



Terkait dengan penahanan belasan truk pengakut kayu itu, Beny Mekawa, salah seorang ondoafi (tokoh masyarakat) Kampung Wembi, berterima kasih kepada aparat Satgas Pamtas RI-PNG yang telah menahan puluhan kubik kayu dari kampungnya itu. 



"Kami berterima kasih kepada aparat TNI. Memang ada sejumlah pengusaha yang bekerja di daerah kami tanpa permisi dan membayar ganti rugi pohon sesuai aturan. Kami hanya dibayar Rp 100.000 - Rp 150.000 per kubik kayu," kata MH Nasution.



Sementara itu Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Letkol Inf Jansen Simanjuntak, ketika dikonfirmasi terkait keterlibatan oknum anggotanya, mengatakan informasi tersebut masih didalami. 



"Info masih di-crosschek di lapangan. Saya belum bisa menjelaskan ada oknum yang terlibat," katanya via pesan singkat.



Sementara Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Papua, Ajun Komisaris Besar I Gede Sumerta Jaya, belum bisa dikonfirmasi karena sedang bertugas ke pedalaman Papua.

Sumber : www.kompas.com

About Karoba News

Media Online Seputar Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya, Pendikan, dan Kesehatan di Tanah PAPUA !
Powered by Blogger.