Berita

Polda Dinilai Keliru Tetap Ruben Magay Sebagai Tersangka



Ruben Magay
JAYAPURA—Pemanggilan Ketua Komisi A DPRP Ruben Magay, S.IP oleh Direktorat Reskrim Umum Polda Papua sebagai tersangka dalam  kasus tindak pidana   pemalsuan  tandatangan surat DPRP kepada  PT  Freeport  Indonesia ketika   terjadi  aksi  mogok  besar-besaran  karyawan  di lokasi produksen  emas  terbesar  di dunia  ini  6  Oktober  2011,  seolah-olah ditandatangani   Ketua  DPRP Drs. John Ibo, MM menuai protes  keras  dari Thobias Bagubau yang mengaku   Ketua  DPC Asosiasi Mahasiswa Pegunungan Tengah  Papua  Indonesia  (AMPTPI) di Jayapura  ketika  mendatangi  Bintang  Papua, Sabtu (8/12)


Dia mengutarakan, Direktorat Reskrim Umum Polda Papua telah  melakukan kekeliruan, apabila  memeriksa Ruben  Magay  sebagai tersangka. Pasalnya,  kasus  dugaan  pemalsuan  tandatangan John Ibo sebelum telah diklarifikasi  sekaligus  permohonan maaf  dari  Ruben Magay kepada John Ibo, sehingga  persoalan ini dianggap sudah  diselesaikan  secara internal kelembagaan.  Apalagi John Ibo sendiri telah mencabut   perkara  ini  dari  rana  hukum. 

“Ada kepentingan apa  Direktorat Reskrim Umum Polda Papua panggil dan memeriksa Ruben Magay,” tukasnya sengit. Dikatakannya, Direktorat Reskrim Umum Polda Papua boleh  memanggi  dan  memeriksa  Ruben Magay, apabila mengandaikan dia  bersama John Ibo melakukan  tindak pidana korupsi. Sebagaimana  keterangan  Ruben Magay sebelumnya, dirinya dipanggil Direktorat Reskrim Umum Polda Papua, guna diperiksa sebagai saksi melalui   surat panggilan  bernomor  B/3247/XI/tanggal 30 November 2012. Sesuai  isi surat panggilan itu ia direncanakan  diperiksa Senin 10 Desember  2012. (mdc/don/l03)

About Karoba News

Media Online Seputar Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya, Pendikan, dan Kesehatan di Tanah PAPUA !
Powered by Blogger.