Australia

Segera Eksplorasi, WWM Ltd akan bangun Lapter di lokasi tambang emas Degeuwo



Lokasi penambangan emas di sungai Degeuwo 
Jayapura — West Wits Mining Ltd (WWM), perusahaan Australia yang beroperasi di lokasi penambangan emas Degeuwo mengklaim terus membuat kemajuan di Proyek Emas Sungai Degeuwo (Derewo), Provinsi Papua, Indonesia.
WWM mengaku kini telah membangun kantor perwakilan tetap mereka di sekitar situs aluvial, lokasi tambang.
“Vin Savage, salah satu direktur Perusahaan, baru-baru ini telah melakukan kunjungan ke situs aluvial dalam hubungannya dengan personil Perusahaan lokal dan eksplorasi.”
 sebut WWM dalam rilisnya kepada tabloidjubi.com, 20/11.

WWM juga mengklaim keterlibatan berkelanjutan dengan penduduk asli setempat adalah bagian penting dari program sosialisasi Perusahaan yang diakui berjalan dengan baik. Prioritas utama perusahaan saat ini adalah untuk membangun sebuah lapangan terbang untuk mendukung situs aluvial. Saat ini ada tiga surveyor di situs dan staf pendukung yang sedang melakukan survei lapangan terbang dan akses jalan antara landasan, kamp dan operasi awal di situs aluvial. Selanjutnya, para surveyor akan mensurvey infrastruktur pasokan air dan fasilitas penyimpanan yang mendukung rangkaian aluvial. Para surveyor ini, menurut WWM dikontrak dalam waktu 30 hari.
“Operator peralatan pengolah tanah telah tiba di lokasi. Mekanik juga sekarang melayani mesin yang akan memungkinkan pembangunan jalan yang akan dilakukan bersamaan dengan selesainya survei.”
 sebut WWM.
Dalam kaitannya dengan Pemerintah Daerah, WWM mengatakan mereka terus berkomunikasi dengan Departemen Pertambangan Papua, Departemen Kehutanan Papua dan Kantor Gubernur Papua untuk mempercepat mengeluarkan Izin Kehutanan.
Seorang ahli geologi eksplorasi tambahan telah direkrut oleh WWM. Saat ini geolog tersebut sedang membangun database distribusi geologi dan emas. Tim eksplorasi Perusahaan akan memulai kegiatan pengambilan sampel minggu ini di Wopogi.
Juli 2011, Paniai Gold Ltd, perusahaan yang menguasai wilayah penambangan emas di Degeuwo menjual saham kepemilikannya di proyek Sungai Degeuwo kepada WWM Ltd untuk paket saham biasa, saham kinerja dan pilihan. Proyek Sungai Degeuwo ini dilakukan diatas lebih dari 128.000 hektar petak pertambangan dan eksplorasi. Proyek ini didirikan sebagai perusahaan patungan antara Paniai Gold Ltd dan pihak lokal (pengusaha, pemda dan masyarakat). Namun sebagian besar masyarakat lokal, sampai saat ini masih menolak kehadiran penambangan tradisional maupun modern di lokasi sungai Degeuwo ini karena dinilai akan membawa penyakit sosial pada masyarakat lokal. 

About Karoba News

Media Online Seputar Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya, Pendikan, dan Kesehatan di Tanah PAPUA !
Powered by Blogger.