Berita

Bupati Merauke: “Orang Papua Tak Boleh Jadi Pengemis”



Bupati Merauke, Romanus Mbaraka
bersalaman dengan para kepala kampung
Merauke (20/11)—Bupati Merauke, Romanus Mbaraka menegaskan, orang asli Papua tak boleh jadi pengemis. Tetapi harus bisa bekerja untuk menafkahi keluarga dan menyekolahkan anak. Banyak sekali potensi yang belum digarap atau dimanfaatkan.
“Sehingga saatnya sekarang, masyarakat harus  berbuat dan atau menghasilkan sesuatu yang bermanfaat,”
kata Romanus ketika memberikan arahan pada kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi aparat kampung, yang berlangsung di Aula Pangkat, Merauke, Selasa (20/11).
Menurut Romanus, beberapa waktu lalu, dirinya mendapatkan informasi jika ada anak-anak Papua yang sudah berada di emperan-emperan toko dan meminta uang kepada setiap orang. Kebiasaan seperti demikian, agar harus ‘dibasmi’ dari sekarang.
“Kita harus mencaritahu siapa orangtua dari anak-anak tersebut. Kemungkinan besar, mereka yang meminta-minta itu adalah yang tidak mempunyai tempat tinggal tetap. Meski demikian, menjadi kewajiban dari pemerintah untuk harus mencari tahu identitas dari anak-anak tersebut. Tidak boleh dibiarkan begitu saja menjadi peminta-minta,” 
tegasnya.
Bupati menambahkan, ia melahirkan ide Gerakan Pembangunan Kampungku (Gerbangku) dengan menurunkan dana ratusan juta ke kampung-kampung, bertujuan agar masyarakat bisa pulang dan bekerja menyelesaikan berbagai kegiatan. Apalagi, item-item pekerjaan yang diselesaikan, menjadi tanggungjawab masyarakat setempat. Jadi, tidak memberikan kepada pihak ketiga untuk mengerjakan. (Jubi/Ans)
Tuesday, November 20th, 2012 | 20:18:41,www.tabloidjubi.com

About Karoba News

Media Online Seputar Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya, Pendikan, dan Kesehatan di Tanah PAPUA !
Powered by Blogger.