AWPA : Indonesia Terlalu Menggunakan Militer Dalam Persoalan Papua

1:30:00 AM
Bali - Papua boleh berterima kasih kepada Australia karena perhatian mereka, sehingga dalam pelaksanaan Bali Democracy Forum (BDF) telah disampaikan kepada pemerintah Indonesia untuk lebih memperhatikan Papua kembali.

Perdana Menteri  Australia, Gillart dalam press release Australia West Papua Association (AWPA) mengapresiasi Presiden SBY atas transisi demokrasi yang terjadi secara luar biasa di Indonesia, dan bisa menjadi pelajaran bagi bangsa lain di dunia.

Namun, dalam pantauan Australia, Indonesia masih dipandang terlalu menggunakan militer dalam menyelesaikan persoalan di tanah Papua.  

Kekuatan pengamanan yang dianggap berlebihan ini didasarkan pada data AWPA yang menyimpulkan bahwa “the Indonesian Government is allowing the security forces to operate with impunity in West Papua,” yang artinya Pemerintah Indonesia mengizinkan aparat bertindak dengan risiko impunitas di Papua Barat.  

Bagaimana itu bisa terjadi dan memunculkan anggapan internasional yang hingga sedemikian mirisnya Australia memuji, kemudian menimpakan tangga ke presiden. Tak dapat dipungkiri bahwa upaya diplomasi internasional yang dilakukan pegiat Papua Merdeka ternyata selangkah lebih maju dibanding dengan gerakan pemerintah Indonesia membangun tanah teristimewa Papua.  

Banyak peneliti dari dalam dan luar negeri yang turut berupaya mengungkap apa yang salah dengan pembangunan Papua. Kecenderungan yang terjadi justru menyalahkan persoalan masa lalu, yang sebenarnya hanya untuk dikenang. Pemerintah pusat ingin Papua maju.

OPM yang mengatasnamakan Papua justru ingin melepaskan diri. Sama sekali belum beriringin. Padahal sebenarnya perbedaan ini bisa diselesaikan dalam satu meja.  

Pilihan untuk memerdekakan diri belum dapat meyakinkan Pemerintah dan rakyat Indonesia bahwa Papua bisa berdiri sendiri. Dengan berbagai keterbatasan dan perkembangan yang masih minim di tanah Papua, sangat memungkinkan bahwa banyak kepentingan yang menginginkan kemerdekaan itu, belum tentu bisa mempertanggungjawabkan Papua ke depannya.

Apalagi dengan diplomasi internasional yang terus digencarkan, jika berhasil merdeka, maka ada harga yang harus dibayar.   

Share this

Media Online Seputar Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya, Pendikan, dan Kesehatan di Tanah PAPUA !

Related Posts

Previous
Next Post »