Apakah NFRPB Ada Untuk Loloskan Agenda Dialog ?

8:17:00 AM
Diskusi -  Konfrensi Rakyat Papua Tiga ( KRP III ) yang digelar pada tanggal 19 Oktober 2011, tepatnya di Lapangan Misi, Padang Bulan Abepura, telah mendeklarasikan " Pemulihan Kemerdekaan Bangsa Papua " dan Juga melahirkan " Negara Federal Republik Papua Barat ( NFRPB ) " akan memasuki usianya yang pertama ( 1 Tahun ) pada tanggal 19 Oktober 2012 mendatang.

Selain Melahirkan NFRPB, dalam KRP III ini juga mengangkat Bpk. Forkorus Yaboisembut Sebagai Presiden dan Bpk. Edison Waromi Sebagai Perdana Mentri seta kelengkapan Pemerintahan lainnya.

Sebutan Negara Federal Republik Papua Barat ( NFRPB ) sendiri menjadi dilema dan pertanyaan bagi  berbagai kalangan Rakyat Papua, karena menurut pemahaman rakyat Papua bahwa Pembentukan Negara Federal berarti meskipun Papua merdeka namun masih menjadi Bagian dari Republik Indonesia, Namun NFRPB menyatakan bahwa Negara Federal yang mereka maksud adalah Negara Federal Republik Papua Barat yang terdiri dari 7 wilayah Konfederasi yang ada di Papua yang bukan  merupakan bagian dari Republik Indonesia.

Namun Sekarang Yang Menjadi Pertanyaan Adalah :
1. Apakah KRP III Bertujuan  Untuk Memilih Tokoh Papua Untuk Berdialog Dengan Indonesia ?
2. Mengapa Utusan NFRPB Berusaha Temui SBY di Jakarta ?
3. Apakah Dialog Akan Selesaikan Permasalahan West Papua ?

Bagi sebagian Rakyat Papua, KRP III dianggap terlalu terburu - buru tanpa ada perhitungan yang pas, hal ini dikarenakannya belum dilakukannya sosialisasi dan konsulidasi yang menyeluruh. Meskipun begitu, KRP III telah berhasil mendeklarasikan NFRPB dan melantik Pemerintahannya sekaligus, namun hal ini mendapat tanggapan negatif dari sebagian rakyat Papua, Karena Pelantikan Struktur Pemerintahan NFRPB saat itu dilakukan disaat wacana Dialog antara Pemerintah Indonesia dan Rakyat Papua mulai gencar - gencarnya dibicarakan. 

Farid Husein yang saat itu yang ditunjuk oleh Pemerintah Indonesia untuk melakukan mediasi dengan Rakyat Papua guna mengadakan Dialog Jakarta - Papua, dalam Dialog di Metro TV ia menyatakan bahwa ia sendiri bingung soal siapa yang akan diajak Berdialog mewakili seluruh Rakyat Papua, karena ia sendiri melihat bahwa Rakyat Papua tidak memiliki satu sosok Pemimpin Papua yang diangkat lewat suatu kongres besar ( hal ini disampaikannya sebelum KRP III ).

Setelah hampir 1 Tahun NFRPB dideklarasikan lewat KRP III, tepat pada tanggal 14 Agustus 2012 NFRPB mengirim utusan ke Sekretarian Negara Repubik Indonesia untuk bertemu SBY, namun tidak berhasil menemui SBY, dan pada Tanggal 11 Oktober 2012 NFRPB kembali mengirim 7 Orang utusan ke Jakarta, menurut Zeth Rumbobiar ( Sekretaris Umum Dewan Adat Papua ) 7 Orang utusan ini merupakan perwakilan dari 7 wilayah Konfederasi di Tanah Papua, mereka diutus ke Jakarta untuk bertemu SBY guna mengantarkan surat dari Presiden Negara Federal Repulik Papua Barat ( NFRPB ), Foskorus Yaboisembut, agar Indonesia dapat menindaklanjuti Persoalan Papua lewat Dialog.

Tulisan ini kami buat sebagai bahan diskusi bagi kita seluruh elemen Perjuangan West Papua, tulisan ini dibuat tidak untuk melemahkan Elemen atau Organ Perjuangan Manapun.


                               " Persatuan Tanpa Batas, Perjuangan Sampai Menang "

                                  " Bersama Kebenaran Sejarah Sang Bintang Kejora "


                                                          FREE WEST PAPUA !

Link Terkait : 
                    http://www.jambiekspres.co.id
                    http://bintangpapua.com

Share this

Media Online Seputar Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya, Pendikan, dan Kesehatan di Tanah PAPUA !

Related Posts

Previous
Next Post »