Berita

Polri: Penembak Warga Jerman Gunakan Senjata Polisi

KRBNews, Jakarta - Senjata api yang digunakan untuk menembak sejumlah orang di Papua, ternyata milik anggota Polri yang dicuri. Berdasarkan data Kepolisian Daerah Papua, senjata api revolver jenis Taurus itu hilang pada 2010.

"File di Polda Papua, tercatat pencurian terjadi di Waena. Kemudian dicocokkan antara nomor senjata dengan file yang ada, hasilnya cocok," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Komisaris Besar Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (26/6).

Mako Tabuni adalah pengurus Komite Nasional Papua Barat (KNPB). Ia tewas dalam penyergapan polisi di dekat rumahnya di Waena, Papua, beberapa waktu lalu. Polisi menyatakan Mako sebagai eksekutor penembakan warga Jerman, Pieter Dietmar Herlmut, di Pantai Base G, Jayapura. 

Mako dikejar berdasarkan hasil pemeriksaan tiga tersangka sebelumnya. Seorang di antaranya adalah sopir mobil Toyota Avanza yang digunakan saat penembakan warga Jerman. Selain itu, Mako juga diduga pelaku penembakan seorang sekuriti yang merangkap sopir ojek, Tri Surono.  

Dugaan itu berdasarkan hasil uji balistik proyektil yang bersarang Tri. Hasilnya cocok dengan senjata api yang digunakan Mako. Senjata api tersebut telah disita polisi saat penggerebekan.

Sebelumnya, Kepala Kepolisian Resor Kota Jayapura Ajun Komisaris Besar Alfred Papare mengatakan, anggota yang senjatanya dicuri sudah menjalani sidang disiplin. Ia dianggap lalai dan kasusnya ditangani Propam Polda Papua.

About Karoba News

Media Online Seputar Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya, Pendikan, dan Kesehatan di Tanah PAPUA !
Powered by Blogger.