Polisi Menudu KNPB Sebagai Pelaku Teror Di Papua

"Kami minta mereka menghentikan segala bentuk kekerasan maupun teror terhadap warga."

KRBNews, Jayapura - Serangkaian aksi kekerasan di Papua yang merenggut beberapa nyawa warga dalam sebulan terakhir, sangat meresahkan. Polda Papua menganggap Komite Nasional Papua Barat (KNPB) bertanggung jawab.

Sejumlah pentolan organisasi yang tak resmi terdaftar kini dibidik menjadi tersangka. "Siapapun yang terbukti melakukan perbuatan melawan hukum, dia harus bertanggung jawab. Jangan mengelak karena polisi akan membuktikannya lalu menangkap pelaku di lapangan dan juga para aktornya," kata Wakil Kepala Polda Papua Brigjen Pol. Paulus Waterpauw, di Papua, Selasa 5 Juni 2012.

Menurut Wakapolda, pihaknya mensinyalir organisasi KNPB berada di balik serangkaian kekerasan yang terjadi dalam beberapa hari belakangan ini. "Ada sejumlah kekerasan yang terkait dengan KNPB, seperti kasus 2 Mei di Wamena dan 4 Juni di Sentani yakni penyerangan terhadap warga. Pelaku maupun pemimpin mereka secara organisasi harus bertanggung jawab," jelasnya.

Meski demikian, Wakapolda mengatakan, hingga saat ini belum ada upaya pemanggilan terhadap pentolan KNPB. "Yang sudah tangkap adalah para pelaku di lapangan, sedangkan aktornya menunggu hasil pendalaman," ujarnya.

Ia meminta KNPB menghentikan serangkaian aksi anarkisnya. "Kami minta mereka segala bentuk kekerasan maupun teror terhadap warga, sebab polisi tidak akan tinggal diam dengan perbuatan mereka," ujarnya.

Mengenai aksi kekerasan yang saat ini tergolong meningkat di wilayah hukum Kota Jayapura, Wakapolda menyatakan, pihaknya terus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan anggota. "Kami tingkatkan patroli di sejumlah titik yang dianggap rawan," ujarnya.

Wakapolda mengimbau kepada masyarakat untuk mendukung polisi dalam menjaga keamanan dengan ikut berperan serta memberikan informasi yang berguna. "Polisi tentu tak bisa bekerja tanpa dukungan masyarakat, jadi peran serta mereka terutama memberikan informasi sangat dibutuhkan. Kalau ada gerakan yang mencurigakan segera dilaporkan untuk ditintaklanjuti," jelasnya.

Jenderal berbintang satu ini juga meminta agar masyarakat tidak mudah terpancing, jika ada hasutan atau bujukan dari kelompok-kelompok yang tak bertanggung jawab, yang tujuannya mengacaukan keamanan. "Jangan mudah terprovokasi jika ada hasutan yang tujuannya meciptakan situasi yang tak kondusif," jelasnya.

 

Share:

Search This Blog

Support

Facebook