Kaukus Papua Duga Kekerasan Dilakukan Oknum TNI/Polri

2:09:00 PM
KRBNews, Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono diminta membentuk tim investigasi independen untuk mengungkap seluruh kekerasan di Papua. Sebab, diduga itu dilakukan oknum TNI dan Polri.

"Ada beberapa peristiwa yang terjadi dua bulan terakhir dan diketahui dilakukan aparat baik TNI mau Polri," kata Koordinator Kaukus Papua di Parlemen, Paskalis Kossay dalam jumpa pers di kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (8/6).

Ia menyebut kejadian penembakan lima warga yang dilakukan anggota Brimob di Degeuwo; pembakaran rumah di Distrik Angkaisera, Serui; dan penembakan 13 warga sipil di Wamena sebagai contoh kekerasan yang dilakukan aparat TNI/Polri.

Rentetan peristiwa tersebut menggambarkan SBY sangat lemah dalam melakukan pengawasan terhadap TNI/Polri. Karena itu, Kaukus Papua di Parlemen meminta Presiden segera mengungkap pelaku penembakan misterius selama ini. SBY juga diminta mengevaluasi kembali kebijakan negara yang menempatkan TNI/Polri melebihi rasio jumlah penduduk lokal di Papua.

Presiden juga mesti mengganti Kapolda Papua dan Pangdam XVII Cendrawasih atau pejabat Badan Intelijen Negara bila tak mampu mengendalikan keamanan. "SBY diminta membuka akses lebih luas bagi pekerja kemanusiaan maupun media massa agar bisa mengakses informasi dan mengadvokasi kejadian di lapangan," ujar Paskalis.

Ia berharap, SBY membuka pintu dialog dengan Papua dengan nuansa konstruktif dan bermartabat. "Segera perlunya penegakan hukum bagi pelanggaran HAM, pelaku korupsi maupun kejahatan lain di Tanah Papua," kata dia.

Share this

Media Online Seputar Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya, Pendikan, dan Kesehatan di Tanah PAPUA !

Related Posts

Previous
Next Post »