DAP : Indonesia Sengaja Diamkan Kasus Papua

KRBNews, MANOKWARI - Dewan Adat Papua (DAP) Wilayah III Kepala Burung menilai pemerintah pusat diam soal rentetan kasus  penembakan yang terjadi di Papua akhir-akhir ini. Demikian disampaikan Ketua DAP Wilayah III Kepala  Burung, Barnabas Mandacan, Rabu (20/6) di Kantor Pengadilan Negeri Manokwari.

Lanjut Barnabas, kalau pemerintah pusat mengambil langkah nyata maka seharusnya, kasus penembakan dengan korban warga sipil tidak terjadi berulang-ulang. “Saya kira pemerintah harus segera mengambil langkah untuk menciptakan suasana damai di tanah Papua. Supaya orang yang berada di atas tanah Papua ini bisa tenang,”tuturnya.

DAP juga menghimbau pemerintah pusat, termasuk pimpinan TNI dan Polri dari pusat hingga ke daerah untuk duduk bersama dengan semua komponen yang ada di Papua untuk duduk bersama melihat persoalan yang terjadi di Papua dan Papua Barat.

“Harus dilihat penyebab konflik dan kasus-kasus penembakan selama ini, apakah murni politik atau masalah sumber daya alam yang membuat orang Papua dengan orang Papua atau orang Papua dengan non Papua berkelahi,” tutur Barnabas.

Lanjut Barnabas, pemerintah pusat sudah melihat konflik yang terjadi di Jayapura dan daerah lain di Papua. Namun, dirinya melihat pemerintah masih sengaja menciptakan konflik di Papua. Sampai saat ini belum ada langkah yang diambil oleh Kapolda Papua, Gubernur Papua dan Gubernur Papua Barat. Buktinya, banyak kasus penembakan yang terjadi.

Soal kunjungan Menkopolhukam, Mendagri, Panglima  TNI dan Kapolri serta Kepala Badan Intelijen Negara, Barnabas menilai bukan upaya mencipatakan suasana damai di atas tanah Papua. Sebab, tidak mengundang DAP dan komponen Papua untuk bertemu dengan pejabat tersebut.

“Kalau mau ciptakan damai, DAP harus diundang untuk melakukan pertemuan. Tapi buktinya kami DAP tidak diundang. Kalau diundang kan kita bisa duduk sama-sama,” tutur Barnabas seraya menambahkan DAP akan tetap membantu pemerintah menciptakan suasana yang aman dan damai di Papua khususnya di wilayah III Kepala Burung.

Share:

Search This Blog

Support

Facebook