Berita

Pansus DPRP Siap Digugat

Hari Pertama Masih Nihil
Tempat pendaftaran Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua 
KRBNews, JAYAPURA
- Tahapan pelaksanaan Pemilihan Gubernur telah bergulir di Pansus Pilgub DPR Papua dengan agenda pengambilan formulir bakal calon gubernur dan wakil gubernur periode 2012-1017. Selain memilki kelompok kerja untuk pengambilan dan pengembalian formulir,  Pansus Pilgub juga memiliki Kelompok kerja untuk mengadvokasi seluruh kegiatan tahapan Pilgub. Bahkan, tim advokasi sudah siap jika ada gugatan terhadap kegiatan Pansus PIlgub DPR Papua dalam proses penjaringan dan verifikasi bakal calon gubernur dan wakil gubernur.
 ‘’Pokja kami sudah siap menghadapi gugatan terkait pro kontra pelaksanaan tahapan Pilgub yang  di lakukan Pansus  DPR Papua,’’tandas Stevanus Kaisepo anggota Pokja Advokasi Pansus Pilgub DPR Papua,’’Senin 7 Mei. Menurutnya, bahkan jika ada gugatan terhadap kinerja Pansus Pilgub yang menyelenggarakan tahapan penjaringan dan verifikasi bakal calon gubernur dan wakil gubernur, Pokja Advokasi tidak menggunakan pengacara luar, namun akan menghadapinya sendiri. ‘’Anggota Pokja akan menghadapi sendiri jika memang ada yang menggugat terkait tahapan Pilgub yang dilaksanakan Pansus DPR Papua,’’ucapnya.
 Lanjut dia, DPR Papua melaksanakan tahapan Pilgub berdasarkan UU otonomi khusus, jadisebenarnya tidak ada yang perlu diperdebatkan lagi. ‘’Tahapan Pilgub  dilaksanakan DPR sesuai dengan perintah UU, jadi tidak perlu dipermasalahkan lagi,’’ucapnya
Kendati demikian, sambungnya, dalam demokrasi pro kontra adalah dinamika, dan semua warga Negara memiliki hak untuk melakukan gugatan hokum  apabila tidak puas dengan proses demokrasi yang terjadi. ‘’Berbeda pendapat adalah hal biasa dalam demokrasi, yang penting disalurkan melalui mekanisme yang ada,’’tukasnya. Ia juga menambahkan, DPR Papua sama sekali tidak memiliki kepentingan terhadap proses tahapan Pilgub yang sedang digelar. “Kepentingan DPR adalah untuk rakyat, sudah hamper setahun rakyat Papua tidak memiliki pemimpin definitive, dan inilah saatnya untuk memilih, agar pelayanan kepada masyarakat bisa kembali berlangsung,’’ tandasnya.

Tahapan Pengambilan Formulir Bakal Calon Gubernur Papua Resmi Digelar
Panitia khusus Pemilihan Gubernur DPR Papua secara resmi mulai bekerja sejak Senin 7 Mei, dengan agenda pengambilan formuli pendaftaran bakal calon gubernur Papua. Ketua Pansus Pilgub DPR Papua Ruben Magai dan seluruh Kelompok Kerja Pansus, terlihat hadir saat pada pembukaan pengambilan formulir.
Ruben Magai saat membuka secara resmi pengambilan formulir mengatakan, tahapan Pemilihan Gubernur dengan agenda pengambilan formulir pendaftaran, akan berlangsung selama 7 hari. Selanjutnya pengembalian formulir juga berlangsung 7 hari. ‘’Pengambilan formulir dari 7 hingga 13 Mei, kemudian formulir itu harus dikembalikan antara 14 hingga 22 Mei. Jadi, pimpinan Parpol atau ti sukses bakal calon sduah dapat mengambil di lantai 2 gedung DPR Papua,’’ucapnya.
Lebih lanjut Ruben meminta seluruh warga Papua menyukseskan jalannya tahapan pemilihan gubernur. ‘’Sebagai pimpinan/ketua Pansus Pemilihan umum gubernur dan wakil gubernur periode 2012-2017 kami menyampaikan kepada segenap masyarakat Papua yang ada dipelosok hingga kota, dari pesisir hingga pegunungan, bahwa mulai 14 hingga 20 mei selama tujuha hari, DPR Papua melalui Pansus pemilihan gubernur membuka pendaftaran bakal calon gubernur dan wakil gubernur Provinsi Papua untuk kepemimpinan lima tahun kedepan,’’terangnya.
Ia berharap, proses tahapan Pilgub Papua bisa berjalan dengan lancer dan sukses, agak kevakuman akan jabatan gubernur selama hamper kurang lebih setahun, tidak terjadi lagi. ‘’Masyarakat Papua sudah hamper setahun ini tak memiliki Gubernur definitive, dan inilah saat untuk memilih pemimpin kita semua,’’tandasnya.
Sesuai jadwal,tahapan pelaksanaan peilihan gubernur dan wakil gubernur provinsi Papua periode 2012-2017 yang digelar Pansus DPR Papua adalah pembukaan pendaftaran 7-13 Mei, pendaftaran bakal calon 14-20 Mei.
Tahap selekasi, pemeriksaan berkas administrasi 21-27 Mei, verikfikasi factual dan administrasi balon perseorangan 21-3 Juni, seleksi bakal calon dari Parpol, penjaringan persyaratan administrasi balon dari parpol 28-3 Juni, perbaikan persyaratan bakal calon 4-10 Juni, pemeriksaan perbaikan bakal calon 11-13 Juni, penggantian bakal calon yang tidak lolos dari Parpol 14-16 Juni, pemeriksaan persyaratan balon pengganti 18-20 Juni, pemeriksaan kesehatan oleh dokter tersumpah 21-22 Juni, penentuan bakal calon yang lolos adminitrasi 23 Juni, surat DPR Papua ke Paripurna MRP tentang pertimbangan dan persetujuan Balon 25 juni- 8 juli, surat MRP ke DPR Ppaua tentang pertimbangan dan persetujuan Balon, 9 Juli,  Paripurna DPR Papua tentang bakal calon yang disetujui MRP 12 Juli, pemaparan visi dan misi dan program calon 16 juli, penyampaian hasil penetapan calon ke KPUD 17 juli.
Tahapan sengketea Pilgub, gugatan di TUN, Mahkamah Agung dan Mahkamah  konstitusi nantinya akan disesuaikan.
Sementara itu, DPR Papua Barat menghimbau DPR Papua dan KPUD melakukan kompromi politik terkait masih adanya tarik ulur tentang pendaftaran dan verifikasi Pilgub.
‘’Tahapan Pilgub yang dilaksanakan DPR Papua tidak menyalahi aturan, sebab sudah sesuai dengan Perdasus nomor 6 tahun 2011. Bahkan dalam Pilgub Papua Barat juga terjadi tarik ulur antara KPUD dan DPRD, namun bisa diatasi dengan menerapkan kompromi politik, kemudian terjadi kesepakatan yang dimediasi Mendagri. Jadi dalam konteks di Papua semestinya Mendagri juga menfasilitasi seperti yag sudah dilakukan di Papua Barat,’’ ucapnya.
 Hari pertama Pembukaan pendaftaran pengambilan formuli diwarnai aksi  unjuk rasa dari kelompok mahasiswa peduli konstitusi. Menurut mahasiswa, DPR Papua adalah lembaga politik sehingga tak berwenang menyelnggarakan tahapan Pilkada. Dan KPU sebagai institusi yang independen semestinya yang menggelar Pilkada.
Sumber : http://bintangpapua.com

About Karoba News

Media Online Seputar Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya, Pendikan, dan Kesehatan di Tanah PAPUA !
Powered by Blogger.