Berita

Kantor Wali Kota Sorong Dibakar

KRBNewsKOTA SORONG - Kapolres Sorong Kota AKBP Tri Atmodjo, S.IK, melalui Wakapolres Kompol Rizki Ferdiansyah, SH, S.IK, mengatakan, sesuai hasil pemeriksaan laboratorium forensik (labfor) Makassar, terbakarnya Kantor Wali Kota Sorong pada Rabu (28/3) lalu diduga kuat karena sengaja dibakar orang tidak bertanggung jawab. Untuk kepentingan penyidikan, kini polisi setempat tengah memeriksa 37 orang untuk mengungkap baik pelaku maupun motif pembakaran Kantor Wali Kota Sorong tersebut. 
 
 "Barang yang ditemukan di reruntuhan sisa-sisa kebakaran yang dijadikan barang bukti dan paling dominan adalah minyak tanah. Diduga, pelaku membakar kantor wali kota dengan minyak tanah," kata Ferdiansyah. 
 
Selama ini, menurut Ferdiansyah, pihak Polres Sorong Kota tidak mau berandai-andai apakah kebakaran Kantor Wali Kota Sorong disengaja. Jawabannya sebagai pegangan Polres Sorong Kota adalah atas dasar pemeriksaan labfor, sehingga tingkat akurasinya dapat dipertanggungjawabkan. 
 
Mengenai ke-37 orang yang kini tengah dimintai kesaksiannya, umumnya mengatakan mengetahui terbakarnya Kantor Wali Kota Sorong setelah kejadian. Namun, polisi terus berupaya mengungkap pelaku yang sengaja membakar kantor wali kota tersebut. 
 
Menurut Wakapolres, tidak tertutup kemungkinan di antara ke-37 warga yang kini tengah memberikan kesaksian itu nanti ada yang dijadikan tersangka. "Itu nanti, kan, ada hasil pemeriksaan, apakah di antara para saksi itu ada yang diduga terlibat atau tidak. Yang pasti, pelakunya kita cari sampai ketemu," kata Ferdiansyah. 
 
Perlu diketahui, kebakaran di Kantor Wali Kota Sorong menimpa 13 unit bangunan, antara lain, ruangan wali kota, wakil wali kota, kantor badan keuangan, pemerintahan, hukum. Kantor-kantor tersebut ludes terbakar bersama dokumen keuangan dan arsip pembangunan di Kota Sorong. 
 
Menurut Wali Kota Sorong Drs JA Jumame, nilai kerugian mencapai puluhan miliar rupiah. "Kerugian Pemerintah Kota Sorong dalam kebakaran 13 kantor tersebut mencapai puluhan miliar. Oleh karena itu, pihak berwajib kami imbau untuk cepat bertindak menangkap pelaku pembakaran tersebut," kata Jumame.
 
 
 

About Karoba News

Media Online Seputar Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya, Pendikan, dan Kesehatan di Tanah PAPUA !
Powered by Blogger.