Jayapura, KRBNews- Kenaikan harga emas di pasaran terutama harga emas produksi lokal di Papua sejak bulan lalu, terjadi karena deposit karat emas Papua lebih berkualitas dibandingkan dengan emas yang didatangkan dari Makasar Sulawesi Selatan atau daerah lain di Indonesia.

Pengamat pasar emas di Papua, Julius Ary Mollet, SE,MBA, MTDev PhD, Dip. LED, yang mengajar pada Fakultas Ekonomi Universitas Cendrawsih (Uncen) Papua, di Jayapura, Kamis mengatakan, kandungan karat emas yang berasal dari berbagai tambang di wilayah Papua memang lebih berkualitas.

"Mengapa harga emas Papua lebih mahal dari pada emas dari luar Papua, ini disebabkan karena kualitas emas Papua lebih baik, memiliki warna kuning lebih `menyala`. Ketajaman warna ini menunjukan bahwa deposit karat emas di Papua itu lebih baik daripada emas yang didatangkan dari daerah lain," katanya.

Masyarakat, kata dia, lebih senang dengan emas Papua, karena warna kuningnya lebih tajam, bahkan hampir berwarna kemerahan. Kadar warnah ini menunjukan bahwa kadar karat emas Papua lebih baik.

"Dengan demikian, dapat dikatakan emas papua lebih baik dari pada emas dari luar Papua," katanya.

Ketika menjelaskan mengenai kecenderungan meningkatnya harga emas di Papua, menurut dia, tidak lepas dari isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) pada 1 April mendatang. Kenaikan harga emas produksi lokal itu, diakuinya ikut memicu terjadi inflasi.

Inflasi, lanjut dia, menjadi indikator bahwa nilai uang rendah atau merosot, sementara nilai barang tinggi atau mahal.

Dalam situasi ketidak-pastian ekonomi, kata dia, masyarakat lebih memilih menginvestasikan kekayaan dengan menyimpan emas dibandingkan dengan yang atau barang lain, karena harga emas cenderung naik dari waktu ke waktu, tanpa mengenal penyusutan dibandingkan dengan barang lain.

"Orang akan lebih memilih memegang emas daripada memegang uang, karena apabila ia membeli emas saat ini dan menjualnya beberapa bulan kemudian akan lebih menguntungkan, daripada menyimpan uang di bank,"kata dia dan menambahkan, ada juga orang lebih memilih mengumpulkan harta benda dengan memiliki emas, bukan uang.

Para pedagang emas di kawasan Abepura, Kota Jayapura, Jumat mengatakan hal senada, yakni kualitas emas Papua lebih baik dibandingkan emas dari daerah lain. Karena itu, harga emas Papua dijual pada kisaran Rp560.000 per gram, sementara emas dari daerah lain dijual dengan harga Rp530.000 per gram.

Harga emas Papua, kata Jumiati, salah seorang pedagang emas di Abepura, diakui lebih tinggi dan ini sudah bertahan sejak bulan lalu. Harga emas Papua akan dijual lebih mahal jika terdapat ukiran khas Papua seperti burung cendrawasih dan ukiran khas suku Asmat.

Seperti emas produksi daerah lain, emas Papua pun dijual dalam bentuk gelang, cincin, kalung dan anting-anting.