Berita

Ondoafi Web Pertanyakan Banyaknya Militer Di Kab. Keerom

Ondoafi : Apakah Di Daerah Saya Ada Perang ???





Ondoafi Web, Bernadus Welip
KRBNews --- 
Ondoafi Wilayah Web, Kabupaten Keerom, Bernadus Welip mengatakan kehadiran pos militer di wilayahnya maupun wilayah perbatasan di kabupaten Keerom memunculkan kesan seakan sedang ada perang.





“Banyak pos Tentara di wilayah saya. Saya heran daerah ini seperti ada perang saja. Apakah di daerah saya ini ada perang?” tanya ondoafi Web kepada tabloidjubi.com, Sabtu (24/3) di Arso.

Menurut Welip, kehadiran militer di wilayahnya itu lebih kurang membuat masyarakat resah. Masyarakat tidak bisa bergerak bebas dari satu kampung ke kampung lainnya, dari kampung ke dusun hingga dari satu dusun ke dusun lain.

“Kita tidak bisa begerak seperti dulu. Masyarakat saya merasa tidak aman,” katanya.

Welib berharap pemerintah menarik pasukan yang meresahkan masyarakatnya. “Lebih baik tentara itu ditarik saja. Masyarakat saya mau bebas,” katanya.  

Pastor Paroki, Ubrup, P. Willy OSA membenarkan penyataan Ondoafi itu. “Saya punya nyawa ini terancam karena berada dipihak umat saya,” kata pastor yang ditabiskan Imam Katolik 2 tahun lalu ini.

Menurut Pastor, kehadirannya paling kurang membawa kenyamaman bagi umatnya. “Pastor tidak ada, umat gelisah. Umat gelisah karena selalu ditanya dengan berbagai pertanyaan,” katanya.

Selin itu, menurut Willy, terlalu banyak pos militer. Banyak pos militer ini membuat masyarakat tidak bebas. “Pos militer setiap 3 Kilometer. Ada pos perbatasan, ada pos Kopasus, koramil dan polisi,” katanya. 

About Karoba News

Media Online Seputar Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya, Pendikan, dan Kesehatan di Tanah PAPUA !
Powered by Blogger.