DPRD Papua Barat Tegas Tolak Penaikan BBM

SORONG--MICOM: Rencana pemerintah pusat menaikkan BBM pada April kelak ditolak DPRD Papua Barat. Wakil rakyat daerah ini menilai kebijakan itu bakal menimbulkan penderitaan bagi masyarakat banyak.

Penaikan BBM menimbulkan dampak kenaikan sejumlah barang, karena dipicu kenaikan biaya transportasi.

Anggota DPRD Papua Barat Sanusi Rahangningmas, Kamis, (15/3), mengatakan DPRD Papua Barat menolak rencana pemerintah pusat tersebut, karena akan memiskin rakyat. Papua ini daerah penghasil minyak, ironisnya minyak harus dibeli dengan harga mahal. "Itu yang tidak masuk akal," ujarnya.

Untuk itu, pemerintah pusat harus mempertimbangkan matang-matang sebelum menaikkan harga BBM. Tujuannya, agar rakyat jangan bertambah miskin, karena tidak mampu membeli harga barang yang semakin melambung.

"Belum ada realisasi penaikan BBM saja, harga BBM di eceran sudah mencapai Rp8 ribu per liter, belum kenaikan bahan-bahan lainnya," keluhnya.

About Karoba News

Media Online Seputar Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya, Pendikan, dan Kesehatan di Tanah PAPUA !
Powered by Blogger.