Waspadai Gangguan Keamanan Jelang Pilkada Papua



Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi menyatakan, sebanyak 73 daerah akan menyelenggarakan pemilu kepala daerah, meliputi gubernur, bupati, dan wali kota beserta wakilnya pada 2012, termasuk pelaksanaan Pilkada Aceh dan Pilkada Papua yang sempat tertunda.
Pilkada dilaksanakan paling lambat 9 April 2012, sedangkan Pilkada Papua masih menunggu verifikasi Perdasus Provinsi Papua Nomor 6/2011 Tentang Pemilu Gubernur dan Wakil.
Pelaksanaan Pilkada Aceh dan Pilkada Papua merupakan putaran Pilkada yang tertunda sehingga hal ini harus menjadi perhatian serius bagi masing-masing pihak terkait.
Hal yang paling utama menjadi perhatian adalah faktor keamanan, karena berpotensi mengganggu jalannya Pilkada tersebut. Jangan sampai pelaksanaan Pilkada tertunda karena faktor keamanan, karena hal ini dapat berdampak pada kebingungan masyarakat.
Di sisi lain kegagalan melaksanakan pemilihan kepala daerah sebagai pertanda bahwa kehidupan berdemokrasi tak berjalan dengan baik.
Pilkada di Papua ini sudah tentu akan berdampak terhadap peningkatan suhu politik dan dapat berpotensi menimbulkan gesekan kepentingan serta konflik di masyarakat yang akhirnya bermuara pada gangguan stabilitas keamanan.
Untuk itu faktor keamanan harus tetap diutamakan, tidak hanya di Aceh dan Papua tetapi disemua daerah yang melaksanakan Pemilihan kepala daerah.

About Karoba News

Media Online Seputar Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya, Pendikan, dan Kesehatan di Tanah PAPUA !
Powered by Blogger.