Pangdam: Papua Tak Butuh Tank Leopard



"Mungkin daerah lain cocok menggunakan tank tapi, untuk Papua, medannya sangat sulit"



Tank Leopard
KRBNews 
- Mengingat kondisi geografis Papua yang sangat sulit, Komando Daerah Militer Cenderawasih sama sekali tidak membutuhkan alat utama sistem persenjataan jenis tank. Menurut Panglima Daerah Militer Cenderawasih, Mayor Jenderal Erfi Triassunu, Papua lebih butuh jenis panser.

''Mungkin daerah lain cocok menggunakan tank, tapi untuk Papua, karena medannya sangat sulit, sangat tidak cocok. Sehingga kalaupun tank Leopard jadi dibeli, Kodam di sini kurang membutuhkannya,'' kata Erfi saat jumpa pers sebelum Rapat Pimpinan Kodam Cenderawasih,  Kamis 2 Februari di Polimak, Jayapura.

''Di sini yang cocok panser, sebab dengan menggunakan ban, lebih mudah masuk ke wilayah-wilayah sulit, sementara tank karena
pakai rantai tentu sangat sulit, apalagi beratnya ton. Dan untuk menampung Panser, sedang diprogramkan membangun batalyon kavaleri di Sorong, Manokwari, Jayapura dan Merauke,'' ujarnya.

Butuh Helikopter
Alutsista lain yang dibutuhkan di Papua, sambungnya, adalah helikopter, untuk mempermudah menjangkau daerah-daerah sulit. ''Kami
butuh heli untuk mempermudah menjangkau wilayah-wilayah sulit seperti di Pegunungan Papua,'' kata Pangdam.

Untuk kebutuhan heli, lanjut Pangdam, pihaknya sedang mengupayakan di setiap Korem. ''Kodam 17 Cenderawasih ada 4, jadi idealnya minimal harus ada 4 heli, sementara saat ini hanya satu, itu pun di Kodam."

Mengenai kegiatan Rapim Kodam 17 Cenderawasih yang digelar, kata Pangdam, bertujuan menyusun progam tahun 2012 yakni memodernkan alutsista dan peningkatan profesionalisme prajurit. (ren)

• VIVAnews 

About Karoba News

Media Online Seputar Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya, Pendikan, dan Kesehatan di Tanah PAPUA !
Powered by Blogger.