UP4B: Papua berbeda dengan Aceh

Ketua Unit Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat (UP4B) Bambang Darmono menegaskan penyelesaian masalah Papua jauh lebih sulit ketimbang penyelesaian masalah Aceh.




Pernyataan ini disampaikan Bambang dalam jumpa pers usai memaparkan program UP4B di Jakarta, Selasa (31/1).





"Kalau di Aceh itu sudah jelas dengan siapa kita harus berdialog," kata Bambang Darmono.
"Saat kita harus berbicara dengan kelompok Hasan Tiro yang disebut Gerakan Aceh Merdeka, maka kelompoknya sudah jelas. Di Papua tidak bisa seperti itu," papar dia.
Sehingga, lanjut Bambang, unit yang dipimpinnya ini harus menempuh model dialog baru dengan merangkul tidak hanya organisasi-organisasi politik semata.
Salah satu kelompok yang coba dirangkul dan diajak bertukar pikiran adalah kelompok pengusaha lokal Papua.
"Misalkan saya berkomunikasi intensif dengan kelompok himpunan pengusaha di Papua ini kan dialog juga," ujar pensiunan jenderal itu.
"Para pengusaha ini biasanya meminta pengecualian-pengecualian dari pemerintah agar mereka bisa bersaing dengan pengusaha pendatang," tambah dia.

Delapan masalah

"
Saat kita harus berbicara dengan kelompok Hasan Tiro yang disebut Gerakan Aceh Merdeka, maka kelompoknya sudah jelas. Di Papua tidak bisa seperti itu."
Bambang Darmono
Selama satu bulan efektif bekerja, Bambang menjelaskan, UP4B telah memetakan setidaknya terdapat delapan masalah utama yang membelit Papua selama ini.
Masalah-masalah utama itu antara lain ketimpangan ekonomi, pelanggaran HAM, korupsi dalam penyelenggaraan otonomi khusus hingga separatisme.
Menanggapi kinerja awal UP4B, pengamat masalah-masalah Papua dari Imparsial Pungki Indarti mengatakan upaya ini harus dianggap sebagai itikad baik pemerintah dalam menyelesaikan masalah Papua.
Salah satu harapan Pungki, kehadiran UP4B bisa menjadi jembatan komunikasi antara Papua dan Jakarta.
"Harus diakui selama ini koordinasi dan komunikasi antara Papua dan Jakarta sangat buruk," kata Pungki.
Pungki juga menyambut baik upaya dialog dengan berbagai kalangan serta keinginan percepatan pembangunan yang dicanangkan pemerintah.
Namun, dia mengingatkan agar pemerintah khususnya UP4B mewaspadai upaya menghalangi upaya penyelesaian masalah Papua ini.
"Biasanya kelompok-kelompok hardliner yang menentang upaya moderat dalam menyelesaikan masalah Papua," kata Pungki.
"Mereka adalah kelompok yang sudah mapan dan biasanya memiliki bisnis ilegal yang khawatir pemerintah akan menertibkan masalah-masalah seperti ini," tegasnya.

http://www.bbc.co.uk/indonesia/berita_indonesia/2012/01/120131_papua.shtml )

About Karoba News

Media Online Seputar Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya, Pendikan, dan Kesehatan di Tanah PAPUA !
Powered by Blogger.