Manusia Bertopeng Kembali Makan Korban





 
Monday, 16 January 2012 
JAYAPURA [PAPOS] –Untuk yang kesekian kali, manusia bertopeng kembali melakukan aksinya, sehingga dalam tiga bulan terakhir saja telah menelan sekian banyak korban dengan sasaran pengendara sepeda motor terutama incarannya adalah perempuan.
Namun sayangnya, sampai saat ini pelaku, menurut Kepolisian Resor Abepura Kota masih lidik. Bahkan Sabtu (14/1) pukul 09.00 WIT pekan kemarin, kembali tindakan perampasan disertai kekerasan itu menimpa korban Lusi E(17) berdomisili di Tanah Hitam dan temanya Kartini P(17) warga Perumnas ketika sedang menuju Rektorat Uncen atas.
Data yang berhasil dihimpun Papua Pos, peristiwa itu terjadi saat korban Lusi dan Kartini menuju Rektorat Uncen Atas menggunakan sepeda motor. Setibanya di lokasi kejadian, pelaku menghadang korban dengan menggunakan Topeng( tutup wajah dan kepala, red) serta membawa pisau.
Karena kaget, korban dan saksi jatuh bersama motornya, kemudian pelaku merampas HP Blackbery Gemini milik korban. Setelah berhasil mengambil HP, menurut korban, pelaku lari menuju hutan di samping jalan.
Kapolsek Abepura Kota, Kompol Arie S Sirait, SIK, MSI melalui Kanit Reskrim Iptu Heri Susanto SH saat kepada Papua Pos, Sabtu(14/1) pekan kemarin mengatakan, keberadaan manusia bertopeng sangat meresahkan masyarakat.
“Para pelaku masih lidik, kami belum bisa memastikan siapa pelaku yang memakai topeng,”cetus Iptu Heri.
Untuk mengungkap aktor dibalik topeng tersebut, Iptu Heri mengatakan Polsek Abepura Kota sudah membentuk Tim khusus untuk mengungkap pelaku pencurian dengan kekerasan yang dalam aksinya menggunakan topeng.
“Saat ini Polsek Abepura Kota sudah membentuk tim khusus untuk segera mengungkap pelaku pencurian dengan kekerasan yang dalam aksinya menggunakan topeng tersebut, “ungkap Iptu Heri.

(http://www.papuapos.com/index.php?option=com_content&view=article&id=6589:manusia-bertopeng-kembali-makan-korban&catid=1:berita-utama)

About Karoba News

Media Online Seputar Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya, Pendikan, dan Kesehatan di Tanah PAPUA !
Powered by Blogger.