Mabes Polri Kritik Kinerja Intelijen di Aceh

Jum'at, 13 Januari 2012
JAKARTA - Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Saud Usman Nasution menyatakan, sampai dengan saat ini  situasi di Aceh dalam keadaan aman. Sebanyak 780 personil Polisi juga akan dikerahkan dari Mabes Polri untuk bantu keamanan Pilkada Aceh.

“Situasi aman,” cetus Saud kepada wartawan dalam jumpa pers, Jumat (13 /1/2012).

Ketika ditanyakan mengenai eksodus warga pendatang di Aceh, Saud menilai bahwa hal tersebut tidak terkait dengan situasi keamanan di kota berjulukan Serambi Mekah itu. Eksodus lebih mengarah pada motif pribadi dan tidak bisa dikendalikan oleh aparat.

Jenderal Bintang Dua ini juga mendesak aparat intelijen untuk mengevaluasi kinerja mereka terkait dengan aksi teror yang masih mungkin terjadi. “Aparat intelijen harus memikirkan apakah data yang disampaikan sudah akurat atau belum. Biar mereka introspeksi,” tegasnya.

Terkait maraknya penambahan Aceh, Mabes Polri akan mengirimkan 780 pasukan tambahan untuk back-up keamanan di Pilkada Aceh. "Penyelenggaraan Pilkada pada 16 Februari mendatang dan sepekan sebelumnya pasukan ini akan berangkat untuk membantu mengamankan Pilkada Aceh".

Sebelumnya Polda Aceh akan mengerahkan sebanyak 8.776 anggota untuk mengamankan 9.754 tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di seluruh wilayah Aceh. Operasi pengamanan pilkada di Aceh juga akan melibatkan 1.749 personel TNI dan 21.012 anggota linmas atau perlindungan masyarakat.

Polri juga menyatakan kesiapan aparat untuk memberikan pengamanan khusus kepada calon bupati, walikota atau gubernur yang merasa membutuhkan. “Tergantung permintaan mereka, kalau mereka butuhkan akan kita siapkan. Yang penting Pilkada bisa dilaksanakan tepat waktu,” simpulnya.
(http://news.okezone.com/read/2012/01/13/337/556760/mabes-polri-kritik-kinerja-intelijen-di-aceh)
 
 

About Karoba News

Media Online Seputar Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya, Pendikan, dan Kesehatan di Tanah PAPUA !
Powered by Blogger.