Bambang Darmono: Tak Ada Kesepakatan Itu

Jumat, 13 Januari 2012 | 


MANOKWARI, KOMPAS.com- Melkius Bleskadith, salah satu wakil kelompok masyaralat Papua Barat menyatakan, pihaknya telah membuat kesepakatan tentang penundaan kerja Unit Percepatan Pembangunan Papu dan Papua Barat (UP4B). Kesepakatan itu merupakan buntut dari aksi pembubaran oleh massa acara sosialisai UP4B, Kamis kemarin.
Gabungan kelompok masyarakat Papua dan Papua Barat juga meminta dialog antara pemerintah pusat dan perwakilan bangsa Papua lebih dulu sebelum UP4B dilakukan.
Namun ketika dikonfirmasi melalui telepon seluler, Ketua UP4B Bambang Darmono  membantah adanya kesepakatan penundaan kerja UP4B di Papua Barat itu. UP4B sama sekali tidak membuat kesepakatan dengan massa yang datang membubarkan sosialisasi UP4B, Kamis siang, di Hotel Mansinam, Manokwari.
"Kalau benar pending, tanya saja sama yang mengatakan itu. Yang kami lakukan saat pertemuan kemarin hanya saling memaparkan tujuan UP4B dan keinginan mereka. UP4B tidak ditunda," jelas Bambang, Jumat (13/1/2012).
UP4B, lanjut dia, tetap berjalan sesuai instruksi Presiden dan tidak ada penundaan. Buktinya, dia telah melantik pejabat UP4B di Papua. Sosialisasi tetap akan berlanjut, meski tidak dimulai di Manokwari. Sebab, kegiatan sosialisasi dilakukan di semua kabupaten di Papua dan Papua Barat.
Sebelumnya, Melkius menyatakan ada kesepakatan bersama antara pihaknya dan UP4B bahwa kerja UP4B ditunda sementara. Dan selanjutnya akan dirundingkan lebih dulu tentang akar masalah penolakan itu, yakni sejarah integrasi Papua ke NKRI.
Dia bersikeras, pemerintah pusat harus mengevaluasi Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) 1961 yang dianggap tak sah. "UP4B ini tumpang tindih dengan otonomi khusus di Papua. Jadi pending dulu UP4B lalu dialog lebih dulu," kata Melkianus.
(http://nasional.kompas.com/read/2012/01/13/18403119/Bambang.Darmono.Tak.Ada.Kesepakatan.Itu)

About Karoba News

Media Online Seputar Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya, Pendikan, dan Kesehatan di Tanah PAPUA !
Powered by Blogger.