Desing Peluru Masih Terdengar di Paniai


JAYAPURA -- Kontak senjata antara aparat dari Brimob Kepolisian Republik Indonesia dan kelompok sipil bersenjata di Kabupaten Paniai, Papua, hingga kemarin masih terjadi. Bunyi letusan senjata masih sering terdengar, seperti yang terjadi Selasa malam lalu. "Kalau siang, tak terdengar tembakan. Nanti malam baru biasa ada tembakan," kata Okto Pekey, seorang warga Paniai yang juga tokoh gereja Katolik setempat kemarin.
Akibatnya, kata Okto, warga takut ke luar rumah, apalagi pada malam hari. Ia mengatakan, dalam dua hari terakhir di tengah malam, letusan kerap terdengar tidak jauh dari Kota Enarotali dan Madi. "Tembakan masih terus terdengar, kemudian kemarin itu ada jumpa pers bersama kepolisian di sini, Komandan Brimob bilang akan terus mengejar OPM sampai berhasil menangkap Jhon Yogi atau Salmon Yogi," katanya.
Ia menambahkan, warga yang mengungsi dari sejumlah kampung di dekat markas OPM di Eduda belum berani pulang ke rumah. Mereka berlindung sementara di rumah kerabat di Kota Enarotali atau di Paniai Barat. "Warga yang mengungsi di gedung serbaguna Paniai juga sudah keluar dan menginap di rumah keluarga," ucapnya.
Secara terpisah, Leo Yeimo, juru bicara Tentara Pertahanan Nasional OPM Divisi II Makodam Pemka IV Paniai, mengatakan pihaknya tak akan mengambil langkah gegabah yang dapat menimbulkan korban sipil. "Sudah ada perintah agar kita tidak menembak selama Natal," katanya.
Ia memastikan, jumlah korban tewas dari warga sipil sebanyak 24 orang dari baku tembak antara OPM dan Brimob pada 13 Desember 2011 lalu adalah benar. "Itu benar, mereka sudah dikubur, saya akan cari foto-foto kejadian dan orang meninggal, baru saya kirim ke wartawan," katanya.
Sebelumnya, kepolisian membantah telah menembak warga sipil. "Penyerangan itu terhadap markas OPM, bukan warga sipil," kata Kepala Kepolisian Resor Paniai Ajun Komisaris Besar Janus Siregar.
Menurut dia, masyarakat tidak perlu terpancing oleh omongan OPM yang ingin merdeka. "Pasca-pendudukan di markas OPM, langsung saya kumpulkan semua masyarakat di sekitar itu, saya bilang agar jangan terpancing. Kita usahakan mendekatkan diri agar mereka paham. Dalam situasi ini, memang tugas kita merangkul mereka kembali ke NKRI," katanya.
Janus juga mengatakan situasi di Paniai sudah kondusif. "Sudah kondusif, tidak ada kekacauan, PNS tetap bekerja seperti biasa dan pedagang berjualan normal. Kondusif saat ini," ia memungkasi.JERRY OMONA

About Karoba News

Media Online Seputar Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya, Pendikan, dan Kesehatan di Tanah PAPUA !
Powered by Blogger.