Pertemuan dengan Obama

 SBY Jamin Akuntabilitas Soal Papua

Sunday, 20 November 2011

SBY & OBAMA
NUSA DUA
-- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Amerika Serikat Barack Obama. Dalam pertemuan itu tidak disinggung secara spesifik soal dugaan pelanggaran hak asasi manusia di Papua. Namun Obama sempat menyampaikan harapan akan adanya akuntabilitas dalam penanganan persoalan tersebut.

Kepada Obama, Presiden Yudhoyono menegaskan menjamin akuntabilitas penanganan kasus Papua. "Saya jawab, hukum pasti akan ditegakkan. Kalau ada tentara atau polisi yang melanggar hukum dan HAM, pasti akan dibawa ke pengadilan," ujar Presiden dalam jumpa pers terakhir Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN di Nusa Dua, Bali, kemarin. "Jangan sampai ada yang kebal hukum."

Yudhoyono menjelaskan kepada Obama, sebagaimana tentara di negara-negara lain, Tentara Nasional Indonesia juga menghadapi situasi adanya kelompok bersenjata dari Organisasi Papua Merdeka. Ketika kelompok tersebut menyerang tentara, polisi, dan pekerja, dia mengatakan, tentu saja ada upaya membela serta melindungi diri. "Mereka melaksanakan tugas, bukan melanggar HAM," ujarnya.

Meski demikian, Yudhoyono menegaskan, dalam kondisi seperti itu pun, jika memang eksesif dan melewati batas hak asasi, tetap akan dilakukan investigasi. "Terpenting, kami terbuka kepada masyarakat dunia," katanya. Presiden melanjutkan, jangan sampai masyarakat dunia tidak mengetahui adanya kelompok bersenjata di Papua, sehingga seolah-olah setiap perilaku dan tindakan TNI ditujukan kepada masyarakat sipil.

Dalam pertemuan itu, Yudhoyono menyatakan kepada Obama bahwa masalah integritas teritorial Indonesia merupakan masalah yang final dan tidak dapat diganggu gugat. "Hal ini juga telah kita sampaikan kepada Australia dalam kerangka kerja sama kedua negara," kata Presiden.

Dalam kesempatan terpisah, Staf Khusus Kepresidenan Bidang Hubungan Internasional Teuku Faizasyah mengatakan Presiden Obama menghormati setiap kebijakan Presiden Yudhoyono untuk penyelesaian segala persoalan di Papua.

Faizasyah, yang hadir dalam pertemuan bilateral antara Obama dan Yudhoyono, mengungkapkan, Obama sangat menyimak penjelasan yang disampaikan Presiden Yudhoyono. Dia menambahkan, dalam kesempatan itu, Obama menegaskan kembali dukungan negaranya atas tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. "Amerika percaya penuh Indonesia tahu bagaimana jika ada tindakan aparat yang tidak sejalan dengan norma HAM," ujarnya.

About Karoba News

Media Online Seputar Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya, Pendikan, dan Kesehatan di Tanah PAPUA !
Powered by Blogger.