Masalah Papua Tak Hanya Keadilan, Tapi Juga Soal Sejarah

Kamis, 3 November 2011 11:37 wib\

JAKARTA
- Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja Baptis Papua, Ndumma Socratez Sofyan Yoman mengatakan, pemerintah selalu menggelapkan tuntutan atau keinginan sesungguhnya dari warga Papua.

Menurut dia, akar masalah yang disuarakan warga Papua selama ini terkait persoalan sejarah dan integrasi Papua ke Indonesia pada masa lalu.

"Pemerintah tak pernah dengar, mau melihat persoalan Papua dari mata hati dan mata iman," ujar Socratez saat diskusi dalam peluncuran buku berjudul "West Papua: Persoalan Internasional", di Kontras, Jakarta, Kamis (3/11/2011).

Socratez menjelaskan, apa yang disampaikan pemerintah dan media massa mengenai persoalan di Papua selama ini, bahkan setelah terjadi kekerasan dan gejolak di Papua, belum menyentuh substansi masalah.

Socratez menambahkan, akar masalah yang disuarakan warga Papua adalah masalah sejarah dan integrasi yang selama ini selalu digelapkan pemerintah.

"Saya mendengar, merekam dan mengalami langsung dari rakyat," kata dia.

Menurut dia, warga Papua menuntut Pepera harus ditinjau ulang. "Ini suara yang selalu digelapkan," pungkasnya.

Selain Socratez sendiri, hadir sebagai pembicara dalam peluncuran buku itu, antara lain, pegiat HAM dan penulis George Junus Aditjondro, peneliti politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Ikrar Nusa Bakti, dan Wakil Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Ridha Saleh.
http://news.okezone.com/read/2011/11/03/337/524307/masalah-papua-tak-hanya-keadilan-tapi-juga-soal-sejarah
 
 
Share:

Search This Blog

Support

Facebook