Ical Tegaskan Papua Tidak Boleh Lepas dari NKRI

11:02:00 PM
Ical

Jakarta - Dalam pidato politiknya, Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie ikut menyinggung konflik yang terjadi di Papua. Ical menegaskan Papua tidak boleh lepas dari NKRI.

"Papua adalah Indonesia dan Indonesia adalah Papua dan ribuan pulau lainnya. NKRI harga mati, integritas, tidak sejengkal pun tanah boleh dipisah-pisahkan oleh siapa pun," tegas Ical dalam pidato HUT Golkar ke-47 di Senayan, Jakarta, Sabtu (29/10/2011).

Ical meminta pemerintah harus bersikap tegas terhadap separatis di Papua. Kelompok separatis yang membentuk pemerintahan transisi untuk kemudian melepaskan diri dari NKRI, harus dikembalikan ke pangkuan Indonesia.

"Kita juga harus bekerja sungguh-sungguh untuk merebut hati rakyat, kita dorong pembangunan di tanah Papua," tambah Ical.

Ical pun meminta masyarakat tidak selalu menyalahkan TNI/Polri jika ada konflik di Papua. Dia sepakat, jika ada oknum TNI/Polri yang bersalah harus dihukum. Namun, bukan berarti mereka harus selalu disalahkan.

"Mereka aparat keamanan negara dan petugas penegak hukum, terkadang harus mempertaruhkan nyawa. Saat negara krisis, pada ketegasan mereka kita menggantungkan harapan," jelas Ical.
Jakarta - Dalam pidato politiknya, Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie ikut menyinggung konflik yang terjadi di Papua. Ical menegaskan Papua tidak boleh lepas dari NKRI.

"Papua adalah Indonesia dan Indonesia adalah Papua dan ribuan pulau lainnya. NKRI harga mati, integritas, tidak sejengkal pun tanah boleh dipisah-pisahkan oleh siapa pun," tegas Ical dalam pidato HUT Golkar ke-47 di Senayan, Jakarta, Sabtu (29/10/2011).

Ical meminta pemerintah harus bersikap tegas terhadap separatis di Papua. Kelompok separatis yang membentuk pemerintahan transisi untuk kemudian melepaskan diri dari NKRI, harus dikembalikan ke pangkuan Indonesia.

"Kita juga harus bekerja sungguh-sungguh untuk merebut hati rakyat, kita dorong pembangunan di tanah Papua," tambah Ical.

Ical pun meminta masyarakat tidak selalu menyalahkan TNI/Polri jika ada konflik di Papua. Dia sepakat, jika ada oknum TNI/Polri yang bersalah harus dihukum. Namun, bukan berarti mereka harus selalu disalahkan.

"Mereka aparat keamanan negara dan petugas penegak hukum, terkadang harus mempertaruhkan nyawa. Saat negara krisis, pada ketegasan mereka kita menggantungkan harapan," jelas Ical.

Share this

Media Online Seputar Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya, Pendikan, dan Kesehatan di Tanah PAPUA !

Related Posts

Previous
Next Post »