Militer sumpah penumpasan di provinsi Papua



Associated Press, Jakarta | Tue, 2011/08/04 07:14
http://www.thejakartapost.com/news/2011/08/04/military-vows-crackdown-papua-province.html


Panglima militer Indonesia bersumpah Kamis untuk memburu pemberontak separatis setelah membengkak dalam kekerasan di provinsi bergolak Papua menewaskan dua tentara dan tiga warga sipil dalam waktu kurang dari seminggu.

Mereka akan "dikejar" dan "dibersihkan" oleh unit-unit militer setempat, kata Jenderal Pramono Edhie Wibowo, sehari setelah orang-orang bersenjata menembak sebuah helikopter militer di distrik perbukitan Puncak Jaya, kubu pemberontak dan sarang lama kekerasan separatis.

Helikopter telah terbang ke wilayah terpencil untuk mengevakuasi Fana Hadi, seorang pribadi tentara yang terluka dalam serangan di pos Selasa pagi.

Sejumlah pria bersenjata melepaskan tembakan saat melintas bukit, membunuh Hadi dengan tembakan ke rusuk kirinya, pejabat militer setempat.

Penembakan yang diikuti pembunuhan satu tentara dan tiga warga sipil Senin, menembak dan hack mati selama penyergapan di minibus mereka dan taksi di dekat ibukota provinsi Jayapura.

Lima orang lainnya terluka.

Tidak segera jelas apa yang memicu uptick kekerasan.

Papua adalah sebuah bekas koloni Belanda di bagian barat New Guinea. Itu dimasukkan ke Indonesia pada tahun 1969 setelah pemungutan suara yang disponsori PBB.

Sebuah kelompok kecil separatis bersenjata kurang dikenal sebagai Gerakan Papua Merdeka telah berjuang untuk kemerdekaan sejak itu.

Sembilan belas orang tewas dalam bentrokan antara pendukung kandidat politik yang bersaing dalam kekerasan yang tampaknya tidak berhubungan Minggu. Karena kekerasan, pemilihan kepala distrik yang dijadwalkan 9 November akan ditunda, media setempat melaporkan Kamis.
Beri peringkat terjemahan

About Karoba News

Media Online Seputar Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya, Pendikan, dan Kesehatan di Tanah PAPUA !
Powered by Blogger.