Menolak panggilan referendum Papua: Seorang anggota Dewan

1:01:00 AM


Mariel Grazella, The Jakarta Post, Jakarta | Tue, 2011/08/04 07:20

Ketua tim Papua dan Aceh otonomi khusus pengawasan, Priyo Budi Santoso, mendesak pemerintah untuk mengirim militer ke Papua jika gerakan referendum meningkat ke pemberontakan massa.

Ribuan orang Papua di seluruh propinsi telah menunjukkan untuk menyerukan referendum kemerdekaan.

Demonstrasi bertepatan dengan serangkaian serangan terhadap polisi dan pos militer di Puncak Jaya yang telah disalahkan pada Gerakan Papua Merdeka (OPM).

"Saya mendesak penegak hukum untuk tidak ragu dalam mengambil tindakan tegas," katanya.

Dia menambahkan bahwa jika situasi meningkat pemberontakan, yang "militer harus dikirim dalam jika diperlukan".

"Kita harus tetap persuasif tetapi jika situasi mengarah ke [tuntutan] referendum; [kita] tidak perlu ragu dalam mengirimkan di militer," katanya, menambahkan bahwa otonomi khusus adalah "formula terbaik dalam menangani masalah Papua" .

"Oleh karena itu, saya mendesak pemerintah untuk tegas menolak [panggilan untuk referendum] karena Papua adalah bagian dari Indonesia dan yang terakhir," tambahnya.

Share this

Media Online Seputar Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya, Pendikan, dan Kesehatan di Tanah PAPUA !

Related Posts

Previous
Next Post »