4 Sipil Tertembak, Pangdam Kaget

2:03:00 AM
Minggu, 17 Juli 2011 15:58

JAYAPURA—Pemberitaan media soal adanya 4 warga sipil tertembak  dalam kontak tembak antara aparat militer dengan TPN/OPM di Kampung Kalome Kabupaten Puncak Jaya, ditanggapi oleh Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Erfi Triassunu.
Menurut Pangdam, pihaknya belum menerima laporan mengenai adanya korban penembakan yang merupakan warga sipil. “Saya belum terima laporan dan bahkan kaget mendengar kalau sempat ada korban warga sipil,” ujarnya kepada wartawan di Makodam XVII/Cenderawasih, Jumat (15/7), pekan kemarin. Pangdam menjelaskan bahwa daerah terjadinya kontak senjata merupakan daerah hutan yang mana medannya berat,  sehingga aneh jika benar ada seorang ibu yang tengah bermain dengan anaknya. “Yang jelas di sini merupakan ulah kelompok bersenjata yang tidak sepaham dengan TNI yang ingin mengganggu bakti sosial yang dilaksanakan oleh TNI,” tandasnya.
Disebutkannya juga, dari hasil pertemuan dengan Komnasham disepakati bahwa akan tetap dilakukan patroli pengaman agar bakti sosial tetap berjalan meskipun dihambat oleh aksi penembakan tersebut.
Sebelumnya terjadi kontak senjata antara pasukan TNI AD dari Yonif 753 AVT dengan gerombolan kelompok bersenjata yang tidak sepaham dengan TNI yang terjadi di Kampung Kalome Puncak Jaya pada Selasa (12/07) subuh dini hari. (rk)

Share this

Media Online Seputar Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya, Pendikan, dan Kesehatan di Tanah PAPUA !

Related Posts

Previous
Next Post »