• Ekonomi dan Bisnis

    Kumpulan Artikel Informasi dan Berita Seputar Ekonomi dan Bisnis di Tanah PAPUA.

  • Politik

    Kumpulan Informasi dan Berita-berita Dunia Politik di Tanah PAPUA, Baik Dari Tingkat Lokal, Indonesia Maupun Internasional

  • Sosial

    Kumpulan Informasi dan Berita Seputar Kehidupan Sosial Masyarakat PAPUA.

  • Pendidikan

    Kumpulan Informasi dan Berita Seputar Dunia Pendidikan di Tanah PAPUA.

  • Kesehatan

    Kumpulan Informasi dan Berita Seputar Dunia Kesehatan di TANAH PAPUA.

Ondoafi Hamadi Menangkan Sengketa Tanah

Kuasa Hukum dan Tokoh masyarakat
sedang memberikan keterangan pers - Jubi/Hengky Yeimo
Jayapura – Ondoafi Soni Hamadi memenangkan sengketa tanah di Pengadilan Negeri Jayapura yang memutuskan hak-hak atas tanah adat mereka kembali. Tercatat suku adat Engros Tobati itu selalu tertindas oleh para investor yang menguasai tanah adat.
“PN Jayapura memutus semua sertifikat dibatalkan demi hukum,” kata Kuasa Hukum penggugat , Yulianto, saat jumpa pers di bukit Sian Soor T'bery, Rabu (23/4/2018).
Yulianto menyatakan bersyukur karena keadilan memihak masyarakat adat Tobati Enggros yang hak-hak tanahnya selalu tertindas oleh para investor. “Kini Pengadilan Negeri Jayapura masih memberikan keadilan untuk masyarakat adat,” kata Yulianto menambahkan.
Ia menyebut putusan pengadilan itu momentum spektakuler karena selama ini jika masyarakat berhadapan dengan PT Bintang Mas Grup selalu kalah. Putusan yang berpihak pada masyarakat adat sebagai kebangkitan masyarakat masyarakat  asli yang tanahnya dirampas para investor.
Menurut dia perjanjian jual beli tanah adat Raimon Gan dan Nyonya Petrus Hamadi pada tanah di sertifikat 5,5 hektare cacat hukum, yang kemudian ia gugat. Salah satu bukgti cacat hukum itu terdapat dalam surat jual beli yang disebutkan alamat lokasi tanah di Kelapa Dua Entrop.
Sedangkan hasil sidang dibuktikan jika tatanan adat Engros Tobati menyebutkan perempuan tidak bisa jadi ondoafi, apa lagi sampai melepas tanah adat yang dimanfaatkan dengan cara memecah-mecah sertifikat.
"Kami siap memperjuangkan masyarakat adat selama masih punya bukti-bukti. Tergugat adalah PT  Alam Indah. Target kami memang mematahkan perjanjian jual beli tanah yang tidak jelas," katanya.
Pemilik tanah ulayat, Sonny Hamadi, mengatakan masalah sengketa tanah adat yang dialami sudah terjadi sejak tahun 2016. “Tadinya saya sendiri ditangkap Polsek Japsel dengan alasan penyerobotan tanah,” kata Hamadi.
Tercatat ia menang dalam perkara itu pada 7 April 2017, sedangkan saat ini mengacu putusan Pengadilan pada 23 Mei 2018 yang menyatakan masalah surat perjanjina jual beli 20 Oktober 1984 gugur karena catat hukum.
“Begitu juga sertifikat PT alam indah. Dan di tanah ini kini didirikan sebuah gereja GIDI," katanya.
Ia mengaku selama ini masyarakat  adat ditupi investor dengan cara menjadikan tanah adat sebagai lahan tidur tak bertuan. (*).
Share:

PAPUA Web Hosting Gelar Pelatihan Web Gratis

Doc PAPUA Web Hosting (ist)
Yogyakarta, 18/05/2018 - Penggunaan media sosial baik blogger, wordpress, facebook, twitter dan berbagai media sosial lainnya, dalam penyebaran informasi dan berita dimasa kini sangatlah efektif, dimana karena penggunaannya yang gratis, media sosial kemudian digunakan oleh berbagai macam kalangan, tanpa memandang jenis kelamin, usia, golongan, kelompok dan bahkan agama. Seiring dengan perkembangannya, media sosial kemudian tidak hanya digunakan sebagai alat bersosialisasi dan berkomunikasi saja, media sosial kemudian juga dimanfaatkan oleh sebagian orang untuk mengelola, mempromosikan dan bahkan menjual berbagai macam hasi produksi mereka secara online, dan dapat diakses dan dibeli oleh semua orang di berbagai negara di dunia.
Sanking efektifnya dalam penyebaran informasi secara luas dan juga diakses oleh semua elemen masyarakat di muka bumi, media sosial kemudian sering digunakan juga oleh para politisi sebagai media kampanye dan juga tempat bagi mereka untuk mencari popularitas, demi mendulang dukungan untuk kepentingan mereka, dimasa-masa pemilihan umum maupun pemilihan kepala daerah. 
Efektifnya penggunaan media sosial bagi penyebaran informasi dan promosi, tentu sangat baik jika penggunaanya dimaksimalkan dalam organisasi, perkumpulan ataupun komunitas pelajar maupun kemahasiswaan, agar kemudian setiap informasi serta aktifitas dan kegiatan dari organisasi, perkumpulan maupun komunitas tersebut dapat terupdate dan terdokumentasikan secara baik dan kemudian juga dapat diikuti oleh kelompok ataupun komunitas lainnya. Untuk itu, guna memaksimalkan penggunaan media sosial secara baik dan sehat di kalangan pelajar dan mahasiswa Papua di Daerah Istimewa Yogyakarta, PAPUA Web Hosting, sebagai salah satu penyedia jasa domain, web dan hosting di tanah Papua, yang juga sebagai bagian dari PAPUAmart.com Group berencana menggelar pelatihan GRATIS utuk penggunaan Blogger, Wordpress dan Web Domain serta media sosial lainnya.
Pelatihan yang diselenggarakan oleh PAPUA Web Hosting perdana akan dilaksanakan pada:
Hari/Tanggal : Jum'at, 18 Mei 2018
Tempat   : Banana Leaf Caffe Jalan Bedreg No. 39, , RT/RW: 08/41, Maguwoharjo, Depok, Purwomartani, Sleman, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Waktu        : 10.30 WIB - Selesai
Gabriel, selaku pimpinan PAPUA Web Hosting menyatakan bahwa, "pelaksanaan pelatihan ini merupakan bagian dari bentuk kepedulian dari PAPUA Web Hosting, dalam memberikan edukasi terhadap pelajar dan mahasiswa Papua di D I Yogyakarta, terhadap penggunaan media sosial (Blogger, Wordpress, Facebook, Twiter, dan Web Domain) dan berbagai media sosial lainnya, bagi kepentingan organisasi masing-masing, yang diharapkan kemudian juga dapat dimanfaatkan guna mempromosikan daerah masing-masing, karena saat ini kita telah berada di era teknologi, dimana segala sesuatu dapat dilakukan secara online", terang Gabriel.
Setelah adanya pelatihan-pelatihan seperti ini, diharapkan para peserta yang ikut dalam pelatihan ini dapat berjejaring dengan PAPUA Web Hosting, dalam hal komunikasi dalam pembelajaran, pengembangan dan berbagai hal positif lainnya pada perkembanga yang ada. Pelatihan juga dilakukan sebagai bagian dari PAPUA Web Hosting untuk memperkenalkan kepada para pelajar dan mahasiswa Papua yang berdomisili di D I Yogyakarta. Selain pelatihan secara gratis, PAPUA Web Hosting juga sebelumnya telah memberikan penawaran 1000 domain gratis kepada seluru orang Papua, bagi yang mendaftarkan domain atas nama marga, suku dan nama kampungnya di www.cheaphosts.us , lanjut Gabriel menambahkan.

Share:

Polda Aceh Kirim 100 Personel Brimob untuk Pengamanan PT Freeport di Papua

Kapolda Aceh, Irjen Pol Rio S Djambak menyalami personel
Satbrimob Polda Aceh yang akan diberangkatkan ke Polda Papua,
usai upacara pelepasan di Mapolda Aceh, Senin (7/5/2018). 


Banda Aceh - Polda Aceh mengirim 100 personel Satbrimob Aceh untuk melaksanakan tugas BKO ke Polda Papua, dalam rangka pengamanan PT Freeport Indonesia.
Ke-100 personel Brimob Polda Aceh itu dilepas oleh Kapolda Aceh, Irjen Pol Rio S Djambak dalam upacara pelepasan di halaman Mapolda Aceh di Banda Aceh, Senin (7/5/2018).Hadir dalam upacara itu Wakapolda Aceh, Brigjen Pol Supriyanto Tarah, para pejabat utama, personel Satbrimob, para anggota Polri, dan PNS Polda Aceh lainnya.
Kapolda Aceh dalam amanatnya mengatakan, pengiriman pasukan BKO ke luar Aceh merupakan hal yang kesekian kalinya dilakukan oleh Polda Aceh.
"Hal ini tentunya membuktikan bahwa Polda Aceh sebagai bagian integral dari Kepolisian Republik Indonesia masih dipercayakan untuk melaksanakan tugas di wilayah hukum polda lain," kata Irjen Pol Rio S Djambak.
Kapolda menambahkan, satuan brimob sebagai salah satu satuan khusus di kepolisian yang memiliki peran utama dalam membantu satuan kewilayahan untuk menanggulangi gangguan kamtibmas berkadar tinggi.
"Dituntut untuk mampu dan senantiasa siap dalam menjaga dan memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat sebagaimana yang telah diamanatkan dalam undang-undang Kepolisian Negara Kesatuan Republik Indobesia," kata Rio.
Semua personel lanjut Kapolda, tentunya memiliki tingkat kesiapan operasional yang tinggi dalam situasi apapun, di manapun dan kapanpun dalam melaksanakan tugas yang diembannya.
"Sebagai salah satu implementasi tugas tersebut, pagi ini saya melepas 100 personel Satbrimob Polda Aceh untuk melaksanakan tugas pengamanan menggantikan personel Satbrimob Polda Sulawesi Tenggara yang telah selesai melaksanakan tugas sebagai BKO Polda Papua khususnya pengamanan di areal PT Freeport Indonesia di Kabupaten Mimika, Papua yang merupakan salah satu objek vital nasional," kata Kapolda Rio.
Dikatakan Kapolda, intensitas kerawanan di wilayah Kabupaten Mimika khususnya di area kontrak kerja PT Feeport Indonesia secara umum relatif kondusif.
Namun demikian, semua personel Satbrimob Polda Aceh yang ditugaskan ke sana, harus selalu waspada dan tetap siaga terhadap situasi yang mungkin terjadi.
"Di sana saudara akan bertugas dalam satgas pengamanan areal PT Freeport Indonesia dengan mengedepankan kegiatan penjagaan, pengawalan, patroli dan penegakan hukum," katanya.
Tujuan pengamanan yang dilaksanakan nanti adalah untuk mencegah dan menanggulangi kejahatan bersenjata yang dapat mengancam stabilitas keamanan di wilayah hukum Polda Papua dan menghambat aktifitas di areal kontrak kerja PT Freeport Indonesia.
"Kemudian, melaksanakan proses penegakan hukum terhadap kejahatan kelompok kriminal bersenjata, sehingga terciptanya rasa aman dan tertib dalam masyarakat khususnya di area PT Freeport Indonesia," demikian Kapolda Aceh, Irjen Pol Rio S Djambak dalam amanatnya. (*)





Share:

Papua Butuh Rumah Sakit Khusus

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Aloysius Giyai - Dok. Jubi
Jayapura - Dinas Kesehatan Provinsi Papua mendorong pembangunan rumah sakit khusus yakni rumah sakit seperti khusus traumatik center, rumah sakit khusus mata, bedah jantung, penyakit khusus pembuluh darah, dan paru.
Kepala Dinkes Papua, Aloysius Giyai, di Jayapura, Jumat (11/5/2018), mengemukakan Pemprov Papua perlu memikirkan pembangunan rumah sakit traumatik center yakni terkait kecelakaan lalulintas dan patah tulang.
"Rumah sakit khusus ini sedang kami dorong pembangunannya di Papua," kata mantan Direktur RSUD Abepura itu.
Menurut Aloysius, pembangunan dua rumah sakit khusus sudah diambil alih oleh mitra Dinkes Papua yakni rumah sakit khusus ibu dan anak serta rumah sakit khusus mata.
Lanjut dia, rumah sakit khusus ibu dan anak sudah dibangun oleh Gereja Katolik sehingga Pemerintah Papua tidak lagi memikirkan rumah sakit khusus itu.
Rumah sakit khusus mata akan dibangun oleh TNI Angkatan Udara di Sentani, Kabupaten Jayapura.
Pihak TNI Angkatan Udara sudah mempresentasikan pengurusan izin pembangunan rumah sakit tersebut kepada Dinas Kesehatan Papua.
"Jadi rencana Pemerintah Papua untuk membangun rumah sakit khusus mata di Papua, sudah ditiadakan," ujar Aloysius.
Mantan Kepala Puskesmas Koya itu menambahkan yang terpenting adalah kedua rumah sakit khusus itu dibangun di atas tanah Papua. (*)
Share:

Guru Harus Rajin Mengajar, dan Tetap di Tempat Tugas

Bupati Yahukimo saat membacakan sambutan Hardiknas 2018 –Jubi/Piter Lokon.
Yahukimo - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Yahukimo menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2018,  yang dipimpin langsung oleh Bupati Yahukimo Abock Busup.
Sebagai pembina upacara Abock dalam sambutannya menekankan, para guru dan kepala sekolah harus pergi bertugas serta menetap dan rajin mengajar di tempat tugas.
“Dalam hari pendidikan, guru-guru yang selama ini tidak melaksanakan tugas harus bertugas, mengajak anak-anak datang ke sekolah. Yang selama ini guru-guru tidak mengajar, tidak boleh lagi. Guru harus tinggal menetap serta memberikan pengajaran kepada siswa dan siswi di sekolah masing-masing. Karena peningkatan sumber daya manusia (SDM) serta penentu kabupaten Yahukimo itu ditentukan oleh sekolah. Bagaimana orang mau pintar kalau tidak ada proses kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah,” katanya  di halaman Sekolah Dasar (SD) Negeri 1 Dekai, Yahukimo, Rabu (2/5/2018) lalu.
Ditegaskan Busup, sekolah tidak boleh lagi membiarkan adanya laporan fiktif. Jika memang tingkat kehadiran siswa berada pada angka 100, tulisalah jumlah 100 jangan lagi ada yang dilebihkan, atau melakukan pengurangan.  
“Kepala dinas pendidikan diminta untuk setiap bulan melaporkan kepada kami terkait pendidikan yang berjalan di sekolah, supaya kita mengetahui dari jumlah siswa, guru, dan fasilitas sekolahnya juga,” lanjutnya.
Menurutnya, pemerintah akan melakukan penggabungan sekolah menjadi satu atap, jika jumlah siswanya sedikit. Untuk itu diperlukan data yang akurat. Sedangkan untuk pembangunannya, akan digunakan sebagian dengan dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah).
“Kalau laporan fiktif,  kelulusannya juga diragukan. Dalam kepemimpinan saya, mau pastikan bagaimana indeks prestasi di Kabupaten Yahukimo ini. Dan ini perlu sekali,” kata Busup.
Busup mengingatkan, tahun 2018 adalah tahun data. Maka ke depan pemerintah akan mengevaluasi kembali guru-guru, mana yang tidak pernah pergi ke tempat tugas, mana yang rajin. Begitupula dengan jumlah sekolah yang melakukan ujian. Data tersebut kata Abock Busup penting, demi peningkatan kualitas pendidikan di daerahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Yahukimo, Naftali Elopore mengatakan, dalam peringatan hari pendidikan nasional di tahun 2018 ini, perlunya ada beberap a persoalan yang harus dibenahi.
“Kesulitan yang kami alami dan masalah besar yang ada di Yahukimo adalah saat proses kegiatan belajar mengajar (KBM). Sekolah dasar sudah berjalan bagus untuk di kota karena guru-guru aktif mengajar tetapi di pos-pos atau distrik-distrik mengalami kesulitan karena ada beberapa guru tidak bisa berangkat ke kampung akibat penerbangan, ada juga yang sudah lama mengajar dan mungkin keletihan, dan perumahannya juga belum ada,” papar Elopore.(*)
Share:

Search This Blog

Support

Facebook